oleh

POM BENSIN TIUH BALAK DI DUGA MENDAHULUI PENGECOR BENSIN DARI PADA MASYARAKAT UMUM

Waykanan – purnamanews.com. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24-345-18. Kampung Tiuhbalak, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Waykanan, Lampung diduga mengutamakan pembeli yang menggunakan jeriken (pengecor) baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akibanya konsumen umum kerap tidak mendapatkan bahan bakar jenis premium meski sudah lama mengantre di SPBU tersebut.

Dari pantauan media, setiap hari nya SPBU Kampung Tiuhbalak Baradatu dipenuhi pengunjal atau pengecor. Bahkan, sejak pukul 08.00 WIB SPBU tersebut menutup penjualan premium. Ironisnya ditutupnya SPBU itu bukan dikarenakan premium habis, tapi untuk dijual kepada pengecor jeriken di malam harinya.

Pada malam hari, SPBU sengaja mematikan lampu untuk mengecoh pembeli umum sehingga kendaraan milik para pengecor dapat mudah mengisi premium di SPBU dengan jumlah besar.

Selain itu, diduga juga SPBU Tiuhbalak menjual premium yang harganya Rp6.450 dijual seharga Rp 8000 perliternya kepada pengecor.

Kosim, penanggungjawab SPBU saat ditemui malah meminta media untuk menertibkan para pengunjal-pengujal (pemgecor) tersebut, karena pihaknya hanya sebagai penjual saja.

“Iya silahkan tertibkan oleh anda pengunjal-pengunjal itu,” tuturnya kepada wartawan, “Karena kami hanya menjual tidak untuk memperhatikan mereka sudah mengulang atau pun tidak,” jawab Kosim.

Kosim mengaku hanya bawahan di SPBU itu, dia meminta media konfirmasi kepada atasannya yang diakuinya seorang Jenderal.

“Saya tidak bisa menjawab karna saya hanya menjalankan perintah atasan saja, jika ingin jawaban yang anda tanyakan silahkan bertanya langsung dengan atasan saya. Dia seorang Jendral di kesatuan Polri,” sebut Kosim.

Kosim juga mengatakan tidak ada urusannya dengan media terkait pengecoran yang terjadi di SPBU yang dibawahinya. “Silahkan saja pengecor mau beli berapa jeriken saja, tidak ada urusannya dengan media,”pungkasnya.

(Gumay/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed