oleh

Polres Bener Meriah Lakukan Pra-Lidik Dugaan Penyunatan Santunan Anak Yatim Bener Meriah

[caption id="attachment_2596" align="alignnone" width="1280"] Kapolres Bener Meriah AKBP. Fahmi Idris, S.Ik saat ditemui diruang kerjanya Rabu (16/8) [/caption]

PURNAMANEWS – Aceh. Bener Meriah Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui DIPA Dinas Syari’at dalam tahun Anggaran 2018 mengalokasikan dana santunan kepada anak- anak yatim sebesar Rp. 1.110.000.000,- ( Satu Milyar Seratus Sepuluh Juta Rupiah).

Sesuai dengan progres kegiatan pencairan dana santunan anak yatim tersebut telah dicairkan pada tanggal 30 Mei 2018, lalu dan untuk selanjutnya disalurkan kepada anak- anak yatim yang tersebar di 10 kecamatan dalam wilayah daerah tersebut.KUNJUNGI SPONSOR=>

Plt. Kepala Dinas Syari’at Islam (SI) Bener Meriah Drs. Adyan AR, saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya paket kegiatan santunan anak- anak yatim yang tersebar di 10 wilayah kecamatan dengan anggaran sebesar Rp. 1 Milyar lebih. Dimana setiap anak- anak yatim yang terdata dalam SK Bupati Bener Meriah sebagai penerima santunan mendapat bantuan dana sebesar Rp. 475.000,- ( Empat ratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

Baca Juga: Kisah Tragis Yang Membuat Prabowo Ke Malaysia, Sewa Pangacara Mahal 

” Bantuan santunan anak- anak yatim tersebut sebelum disalurkan telah diisi kedalam amplop masing-masing sebesar Rp. 4750.000′- dan amplop tersebut telah di lem sangat rapi sebelum disalurkan kepada penerima, jadi tidak mungkin uang tersebut sampai ke tangan anak- anak yatim tersebut jumlahnya berkurang” terang Adyian.

Sementara itu ditempat terpisah Koordinator LSM Pukes Kabupaten Bener Meriah Drs. Suandris Zeta kepada media ini, menyebutkan adanya indikasi dugaan “penyunatan” terhadap bantuan santunan anak yatim.

” Kita sangat menyangkan adanya pemotongan santunan anak yatim tersebut dan kita berharap kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini” tegas Zeta.

Dalam kesempatan tersebut koordinator LSM Pukes Bener Meriah itu mengatakan pihaknya juga menerima informasi terkait adanya dugaan pemotongan santunan terhadap anak yatim yang seharusnya mereka terima, bahkan bukan itu saja ada kampung yang jelas-jelas ada anak yatim tinggal di daerah tersebut tidak menerima santunan yang dialokasikan oleh Pemerintah Bener Meriah tersebut.

Menanggapi adanya dugaan penyunatan santunan anak yatim di daerah lumbung Kopi arabika tersebut Kapolres Bener Meriah AKBP. Fahmi Idris, S.Ik saat ditemui diruang kerjanya Rabu (16/8) membenarkan adanya Pralidik dilakukan terhadap sejumlah saksi di jajaran Dinas Syari’at Islam Bener Meriah terutama meminta keterangan tentang juklak maupun juknis dari penyaluran santunan anak yatim tersebut.

” Jika dalam penyaluran baik juklak maupun juknis ada yang salah maupun pihak petugas penyaluran bantuan santunan tersebut, maka kita akan tingkatkan kepenyelidikan ” terang Fahmi.

(Charim/red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed