oleh

Hasil Pencermatan KPU dan Bawaslu Terhadap Data Ganda dan Anomali DPTHP Kabupaten Pidie

PurnamaNews.com – Pidie. Komisioner KIP Kabupaten pidie Divisi Perencanaan Dan Data Hendra Darmawan,S.Pd.I Membenarkan Ada 2.258 jiwa DPT Ganda dan Anomali ada 1.084 jiwa Pemilu 2019 yang dikirim oleh KIP Aceh, institusinya menerima Hasil Pencermatan Dari KPU-RI Dan Bawaslu Tadi malam, Senin (01/10/2018).

Yang mana itu Daftar pemilih tetap (DPT) Ganda Pemilu 2019 di kabupaten Pidie ditemukan sebanyak 2.258 Jiwa nama pemilih yang mengalami kegandaan dan kategori Anomali atau invalid sebanyak 1.084 jiwa dari 296.096 jiwa nama di Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) yang telah ditetapkan KIP Pidie pekan lalu.

“Nama pemilih yang mengalami kegandaan dari DPT 296.096 Jiwa adalah 2.258 Jiwa yang ganda menurut Hasil Pencermatan KPU-RI Dan Bawaslu sebagai berikut, Kategori :
1)Anomali Alamat, Laki-Laki 55 jiwa Perempuan 31 jiwa =86 jiwa.
2)Anomali Nama : Laki-Laki 2 jiwa-perempuan 1 = 3 jiwa 3)Anomali NIK : Laki-Laki 403 jiwa- Perempuan 266 jiwa =669 jiwa.
4)Anomali Umur : Laki-Laki 57 jiwa-perempuan 74-jiwa =131 Jiwa
5)Anomali Tanggal Lahir : Laki – Laki 95 jiwa – Perempuan 100 jiwa=195 jiwa.

Jumlah Ganda K1: Laki -Laki 8 jiwa- Perempuan 6 = 14
Jiwa Jumlah Ganda K2: Laki -Laki 2 jiwa- Perempuan 2 jiwa=4 jiwa
Jumlah Ganda K3: Laki -Laki 788 Jiwa – Perempuan 607 jiwa =1.395 Jiwa.
Jumlah Ganda K4: Laki -Laki 485 jiwa – Perempuan 360 jiwa =845 Jiwa.

Lanjut Hendra,Kami akan mencoret nama bersangkutan dari DPTHP apabila terdapat kebenaran data Ganda yang dikirim oleh KPU RI, ini kata Hendra di Kantor KIP Pidie, Senin,(01/10/18).

Hendra menjelaskan Komisioner Indepeden Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie mengatakan ada tiga langkah yang akan ditempuh dalam penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019. Pertama, kata Komisioner KIP Pidie Hendra Darmawan, adalah mencermati dan mengeluarkan pemilih ganda hasil pencermatan KPU RI dan Bawaslu dari DPTHP apabila data tersebut benar-benar ganda. Kedua, memperbaiki elemen data anomali atau invalid dengan memeriksa dokumen kependudukan yang ada di setiap jenjang untuk memperoleh validitas elemen data pemilih.

KIP Kabupaten Pidie akan bekerjasama dengan disdukcapil untuk validitas data pemilih. Ketiga, memasukkan pemilih yang memenuhi syarat apabila belum terdaftar dalam DPTHP, Dalam hal ini KIP Kabupaten Pidie membuka Posko GMHP (Gerakan Melindungi Hak Pilih) di setiap tingkatan penyelenggara pemilu.

Bagi Pemilih yang belum terdaftar, silahkan menghubungi Posko tersebut yang ada di Tingkat PPS, PPK dan KIP Kabupaten Kota. KIP Kabupaten Pidie mengharapkan partisipasi segala elemen masyarakat dan instansi Pemerintah dalam menyukseskan Pemilu 2019, dan dalam waktu dekat KIP Pidie akan melakukan koordinasi dengan Panwaslih dan parpol” kata Hendra.

“Mungkin saja ada yang luput Jadi kami persilakan kalau ada masukan dan kami menyediakan waktu sampai dengan 60 hari untuk proses pemeriksaan pencermatan penelitian dan kemudian kita bersihkan setelah itu kita lakukan rapat terbuka lagi untuk ditetapkan kalau memang ada perubahan,” kata Hendra.

Fauzal/Nazar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed