oleh

PNK  Gandeng Untrib Kalabahi Implementasikan Sistem Pengelolaan Kopi Alor Berbasis Website

 

Gambar Ist: Ketua Pelaksana PPUD (kelima dari kanan) bersama Kadis Pertanian Perkebunan Kabupaten Alor dan Tim Pengelola Kopi Alor.

Kota Kupang, Sebagai kelanjutan dari Program Pengabdian Masyarakat dengan skema Pengembagan Produk Unggulan Daerah (PPUD) yang telah di laksanakan tahun sebelumnya melalui Pengembangan Mesin Produksi Kopi, Tahun ini  Politeknik Negeri Kupang (PNK) melalui tim pengabdian masyarakat gandeng Universitas Tribuana (UNTRIB)  Kalabahi mengimplementasikan Sistem Informasi Pengelolaan Kopi Alor  berbasis Website.

Demikian yang di sampaikan Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat PNK Folkes E. Laumal, ST. MT melalui rilisnya yang di kirim kepada media ini, Selasa, (11/09/2018) siang.

Kegiatan pengabdian masyarakat PNK bersama UNTRIB Kalabahi, kata Folkes,   bertempat di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kalabahi Alor selama dua hari, mulai tanggal 5-6 September 2018.

“Kegiatan implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Kopi Alor dilaksanakan selama 2 hari dengan worskshop pemanfaatan sistem informasi Kopi, instalasi perangkat ICT pendukung dan interkoneksi internet yang melibatkan 10 orang peserta  dari 2 kelompok usaha (mitra), yaitu 5 dari Unit Pengolahan Kopi Cita Rasa khas Alor Dinas Perkebunan dan 5 orang dari KUD Beringin Apui. ” katanya

Lanjut Folkes menjelaskan, sistem informasi tersebut di kembangkan untuk mengelola manajemen dan penjualan dari kopi bubuk kemasaan yang diproduksi oleh 2 Unit Usaha/Koperasi yang berada di Kabupaten Alor yaitu Koperasi Perkebunan di Dinas Pertanian Perkebunan Kabupaten Alor yang memproduksi Kopi Cita Rasa khas Alor dan KUD Beringin di Apui Kecamatan Alor Selatan yang memproduksi Kopi bubuk Lonsilar.

“Tujuannya adalah Kopi Alor yang telah di produksi dengan peralatan yang telah diberikan dapat di kelola dengan manajemen dan administrasi yang berbasis komputer serta dapat di promosi serta dijual secara online menggunakan sistem informasi yang disiapkan. ” ujarnya

Folkes menambahkan, Materi workshop di bawakan oleh  Folkes E. Laumal dan  Imelda Amalo Dosen dari Politeknik Negeri Kupang di dampingi Paulus Edi Palimo dari Universitas Tribuana Kalabahi. Pada hari kedua tanggal 6 September dilakukan pendampingan pemasangan perangkat komputer dan pengujian sistem informasi di Kalabahi dan Apui.

Sementara untuk seluruh biaya perencanaan dan pelaksanaan Program PPUD itu, Folkes menuturkan bersumber   dari DIPA Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI selama 3 tahun sejak 2017.

” Target tahun pertama adalah tersedianya mesin pengolah kopi, tahun kedua adalah tersedianya dukungan sistem pengelolaan admnistrasi penjualan yang berbasis website dan tahun ketiga diharapkan produk Kopi Cita Rasa khas Alor dan Kopi Lonsilar dapat dijual secara online dimana saja bukan hanya di Kabupaten Alor saja. ” tutur dosen Jurusan Elektro PNK itu.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Kabupaten Alor, Yustus Dopong dalam sambutannya saat membuka kegiatan  tersebut mengatakan bahwa Topografi dan iklim beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Alor ini sangat mendukung bagi berkembangnya tanaman Kopi, sehingga beberapa kelompok masyarakat dan koperasi telah memanfaatkan salah satu potensi daerah ini untuk memproduksi dan menjual Kopi Alor.

“Ada dua kelompok usaha, diantaranya Unit Pengolahan Kopi Distanbun Kab. Alor dan KUD Beringin di Apui Kecamaatn Alor Selatan.” ungkapnya

Pemerintah Daerah, lanjut Yustus Dopong mengaku,  terus mendukung program-program pengembangan dan pemberdayaan,  namun pihaknya berharap Politeknik Negeri Kupang sebagai lembaga pendidikan yang memiliki sumber daya manusia yang mapan ikut membantu keberlanjutan produk unggulan yang sudah diproduksi.

“Dari seluruh peserta yang mengikuti program ini, akan dipilih 1 orang sebagai administrator yang di tugaskan untuk mengontrol dan mengelolah aplikasi Sistem Informasi Kopi Alor berbasis Website.” ujar  Yustus Dopong (Kekson Salukh).

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed