oleh

Plt Ketua PWI Aceh Lantik Dedi Iskandar Jadi Ketua PWI Aceh Barat


PURNAMANEWS.COM, Meulaboh – Teuku Dedi Iskandar secara musyawarah ditunjuk sebagai Ketua Balai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat priode 2019-2022.

Dedi Iskandar selama ini seorang wartawan LKBN Antara Aceh. Dia dilantik oleh Plt Ketua PWI Aceh Aldin Nl dan disaksikan oleh Bupati Aceh Barat Ramli MS secara lansung.

Selain Bupati Aceh Barat, hadir juga para pejabat Forkopimda setempat, dan para insan pers dari kabupaten tetangga, yakni Perwakilan PWI Nagan Raya dan Aceh Jaya serta seluruh pejabat SKPK.

Selain melantik Ketua PWI Aceh Barat, Plt. Ketua PWI Aceh juga melantik Pengurus lainnya nyakni Fuadi Satria sebagai sekretaris, bendahara Deni Sartika, dan Devisi Organisasi dijabat Hendri Sebayang.

Ketua PWI Meulaboh, Dedi Iskandar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimaksih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sebagai Ketua PWI Aceh Barat dan ia berjanji akan menyukseskan berbagai agenda PWI Aceh Barat yang sempat tertunda, salah satunya adalah dalam rangka dua tahun kedepan akan menjadikan Perwakilan PWI Aceh Barat.

Ia juga menuturkan, wartawan Aceh Barat saat ini satu langkah lebih maju, karena sekarang para wartawan di daerah ini sudah memiliki tempat bernaung, yaitu PWI Balai.

“Tentu keberadaan PWI di daerah akan memberikan support kepada segenap wartawan, sehingga akan merasa lebih nyaman dan terlindungi dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya kedepan ini,” sebut Dedi Iskandar

Dedi juga juga menyebutkan bahwa keberadaan PWI Balai di Aceh Barat nantinya mampu “memisahkan” antara wartawan yang benar-benar menjalankan tugas jurnalistik dengan “wartawan abal-abal” yang selama ini bertindak dan bertingkah-laku meresahkan masyarakat.

Selain itu, Dedi juga berjanji akan menjadikan wartawan Aceh Barat yang profesional, salah satunya mengajak wartawan setempat untuk ikut uji kopetensi wartawan (UKW), sehingga profesi yang digeluti itu tidak abal-abal, sertifikasi profesi itu sangat penting sebagai tolak ukur kemampuan dan profesionalitas seorang jurnalis.

“Kami berharap kiranya para wartawan di Aceh Barat dalam setiap menjalankan tugas jurnalistiknya, agar selalu berpedoman pada kode etik jurnalistik dan Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang pers,” tegasnya.

Sementata itu Plt Ketua PWI Aceh, Adi Nainggolan dalam sambutannya juga menyampaikan sebenarnya PWI Aceh Barat pernah keren, waktu itu Ketuanya Sofyan Sawang, jadi PWI Aceh Barat itu bukan barang baru.

“Sudah sangat lama, namun perkembanganya yang belum maksimal, kita berharap dibawah kepemimpinan Dedi Iskandar PWI Aceh Barat kembali berjaya,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Ramli MS sangat mundukung terbentuknya Balai PWI Aceh Barat dan berharap keberadaannya benar-benar serius dan menjadi salah satu wadah bernaung insan pers nantinya.

“Apa pun itu kita siap dukung, demi kebaikan Aceh Barat,” ujarnya.

Bupati Ramli MS sangat mengapresiasi kerja pers dan juga berharap pekerja pers itu selalu diawali dengan niat kebaikan demi rakyat, menyampaikan informasi ke publik walaupun harus meninggalkan keluarga hanya sebuah berita yang menjadi hajat orang banyak.

“Pemerintah siap membantu PWI atau pers Aceh Barat untuk kelancaran organisasi,” Ujarnya.

Ia juga berharap PWI Aceh Barat harus bisa mendiri, sehingga bisa mengembangkan roda organisasi dan meningkatkan kapasitas wartawan.

Bupati juga berjanji akan memberi lahan kepada PWI Aceh Barat untuk dikelola pengembangan komoditas andalan, seperti pinang, sehingga wartawan di daerah ini memiliki usaha. (Ns/ Red)

 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed