oleh

Pihak PT. Virtue Dragon Nickel Industri dan mitra nya PT.OSS Resmi Di Laporkan Di Kepolisian Resort Konawe

Purnamanews.com – Sulawesi Tenggara. M.Aslam Fadly .SH.I, sebagai kuasa hukum pemilik lahan dan 3 orang klien nya, akhir nya secara resmi buat laporan polisi (LP) di kepolisian RESORT KONAWE, terkait adanya pembentangan kabel sutet di atas lahan klien nya, yang di lakukan oleh pihak PT Virtue Dragon Nickel Industri dan PT OSS sebagai mitra nya, pada sabtu 30/11/2019.

Di hadapan penyidik reskrimum konawe, para korban penyerobotan tanah menyampaikan kronologis yang berbeda – beda berdasar kan keadaan yg di alami masing – masing korban.

“Sebelumnya ada yang di tawari dengan harga RP 50.000/ M, sementara pemilik lahan masih bertahan dengan harga RP 100.000/M, bahkan ada klien saya yang berinisial (js), sama sekali belum pernah di temui atau di tawari harga oleh pihak PT VDNI, namun di atas lahan nya sudah di lakukan pembentangan kabel,”ujar M.Aslam Fadli .SH.I , sebagai kuasa hukum pemilik lahan.

Dalam penjelasan nya, M.Aslam Fadli .SH.I. menegas kan bahwa pihak perusahaan telah melakukan pelanggaran terhadap UU NO 30 THN 2009 , pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) , sehingga tidak ada alasan untuk mengelak dari sanksi pidana atas perbuatannya ,”karena pasal nya sudah jelas  jadi mereka tidak bisa seenak nya untuk mengelak,”pungkas nya .

Sebagai kuasa hukum pemilik lahan dan ketua DPW LBH peduli hukum dan HAM .SULAWESI TENGGARA, M .Aslam Fadli .SH.I, berharap ada nya kejelasan hukum yang di lakukan oleh pihak PT VDNI dan mitra nya PT OSS tersebut, atas kerugian klien nya .

Imah/Red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed