oleh

Personil Kodim Nagan Raya Terus Pantau Banjir.

Suka Makmue, Purnamanews – Personel Kodim 0116/Nagan Raya yang terdiri dari Koramil 06/Darul Makmur dan Posramil Tripa Makmur pagi hari tadi terus tinjau lokasi banjir di tiga dalam Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur, Adapun Desa yang terkepung banjir yaitu Desa Kuta Trieng, dan Desa Ujong Lamie, setelah itu Desa Ujong Krueng Kecamatan Tripa Makmur. Minggu (17/11/2019).

Serda Sudartono Anggota Posramil Tripa Makmur yang merupakan Babinsa wilayah Desa Ujong Krueng bersama aparat terkait mengecek tempat di mana lokasi banjir terutama dataran rendah yang berada di Desa Ujong Krueng, dan memantau seberapa parah kerusakan atau cara menanganinnya agar banjir tersebut segera teratasi. 

 

Akibat dari hujan yang terus menerus mulai tadi malam yang mengguyur wilayah Nagan Raya.Dandim 0116/Nagan Raya Letkol Inf Guruh Tjahyono, S.I.P, MI, Pol mengatakan kepada purnamanews dia telah memerintahkan seluruh jajaran Koramil dan osramil untuk terus bersiaga dan terus berupaya serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

 

 “Kami minta kepada para prajurit untuk berkoordinasi dengan Polri, BPBD dan lainnya. TNI merupakan kekuatan inti dan kekuatan utama dalam membangun dan mengembangkan sistem pertahanan nasional untuk mewujudkan stabilitas nasional,” tuturnya.

 

Adapun Yg terkena dampak banjir  hari ini tgl 17 November 2019 Kab.Nagan Raya, gampong2 yg dalam wilayah Kec. Tripa Makmur.desa,  Panten Pange sekitar 10 KK. desa, Ujong krueng sekitar 150 kk.desa, Mondua sekitar 30 kk.desa, Neubok Yee Pp 100 kk.desa,  Neubok yee pk sekitar 30 kk.desa, pasie Keubeu dom sekitar 40 kk.desa, Kabu sekitar 50 kk.desa, Lueng keubeu jagat 70 kk.desa, Drien tujoh sekitar 100 kk.dan desa, Babah Lueng sekitar 100 kk.

 

Dalam kesempatan tersebut, Serda Suhartono menghimbau kepada masyarakat agar jangan sering melawati genangan air banjir karena berbahaya dengan terkenanya penyakit kulit dan juga selalu memperhatikan anak-anak untuk tidak membiarkan bermain di genangan banjir.

 

“Karena curah hujan yang tinggi dan lokasinya pun terbilang rendah sehingga ketinggian air di Desa Kuta Trieng dipemukiman warga mencapai ± 20 cm sedangkan di badan jalan mencapai ± 50 cm sehingga masih bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

Sementara DesaUjong Lamie dipemukiman warga mencapai ± 50 cm sedangkan di badan jalan mencapai ± 50 cm sehingga tidak bisa dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua,”Ungkapnya.(Ns).

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed