oleh

Pengerjaan Jalan Beton Desa Dusun Kanjitongan Di Duga Di Kerjakan Asal Asalan.

Purnamanews.com MAROS — Peningkatan Jalan Desa Betonisasi yang beralamat di dusun kanjintongan,Desa Mattiro tasi Kecamatan Maros Baru Di Duga di kerjakan asal asalan atau tidak sesuai Bestek.

Di mana jalan tersebut yang bersumber dari Anggarang APBN yang di kelolah DD (Dana Desa).sebesar
RP 437.137.124000.
Volume jalan 0 4,4 C.M. anggaran tahun 2019 tahap 2 dan panjannya tidak di ketahui karena tidak ada tertera di papan pengumuman sehingga bingung untuk di ketahui berapa panjang jalan yang di kerjakan.

Jika kita mengacu ke UU KIP No 14 tahun 2018 tentang keterbukaan imformasi publik,Kepala Desa harus trangsaparansi mengelolah anggaran, Apalagi DD (Dana Desa) itu masyarakat berhak tau,semua yang di kerjakan harus detail informasinya mulai berapa anggaran,sumbernya dari mana,lebar berapa,panjang berapa. Sehingga kuat dugaaan kalau kepaka desa tersebut di meindahkan UU keterbukaan imformasi publik.

jalan tersebut sudah terkelupas dan berhamburan batu kerikilinya,sehingga di duga jalan tersebut hanya di kerjakan asal-asalan.

Saat Kami dari Awak media datang di kantor desa tiba pada pukul 09.00 dengan tujuan untuk menkomfirmasi ke pak desa terkait jalan tersebut Namun pak desa belum datang kekantor,yang kami temui hanya oprator Desa.dengan sekdesnya.

Kami menanyakan kenapa pak desa belum datang kata oprator” kurang tau pak” ucapnya.

Kami menunggu sekitar 50 menit pak sekdes sudah tiba dengan beberapa rekan kerjanya di kantor desa tersebut.

Kami dari media langsung menkomfirmasi kepada sekdesnya yakni atas nama Muhammad Nasir Namun ia juga enggan direkam suaranya dan di wawancarai sambil mengatakan.

“jangan direkam pak tunggu jawaban pak desa saya tidak berani memberikan informasi yang detail karena pak desa yang tau persoalan itu” ujarnya dengan tegas. Rabu/29/2020.

Ia juga menambahkan soal jalan yang rusak
“Susah pak dulu kami pasangi patok tapi di potong sama warga karena mau lewat,belum terlalu kering sudah di lewati itulah yang membuat terkelupas”kata sekdes.

Ia pun mengakui kalau pihak ispektorat belum pernah memeriksa atau audit jalan tersebut.

“Belum pernah pak di periksa dari ispektorat biasanya bulan 2” kata sekdes mattiro tasi.

Sampai saat ini pak desa belum bisa di temui. Yakni kepala desa mattiro tasi Atas nama Alimuddin.

Dan kami berharap agar istansi yang terkait kelapangan memantau langsung jalan tersebut dan di adakan pemeriksaan.

Sehingga pengawasan di kabupaten maros betul-betul ada.

Talla

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed