48 views
oleh

PENCEMARAN BATU BARA PIHAK PT.MIFA DAN PT. PLTU AKAN BERTANGGUNG JAWAB

Meulaboh- Purnamanews.com – DPRK Aceh Barat memanggil dua perusahaan batu bara yaitu PT Mifa Bersaudara dan PLTU Nagan Raya, terkait pencemaran batu bara di pantai wilayah setempat dan juga mengenai Ketenagakerjaan di Gedung DPRK Meulaboh, Senin (2/12/2019).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Samsi Barmi didamping Wakil Ketua Ramli SE itu ikut dihadiri langsung Menejer PLTU Nagan Raya Harmanto dan Perwakilan dari PT Mifa Bersaudara, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kadis Lingkungan Hidup, Camat dan Keuchik serta sejumlah anggota DPRK.

“Mereka yang kita panggil ini guna mencari solusi terkait penanganan pencemaran lingkungan di sekitar pantai, termasuk masalah tenaga kerja,” jelas Ketua DPRK Aceh Barat Samsi Barmi 

DPRK aceh barat memintan berkomitmen, kedua belah pihak PT. MiFA dan PT. PLTU berkerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Agar segera mencari solusi bagaimana sebelum ada kedua belah pihak perusahaan ini tidak ada Pencemaran lingkungan tersebut yang meresahkan warga. 

MIFA, bersedia memenuhi Saran dan solusi dari DPRK aceh barat dan segera melakukan upaya- upaya pencegah pencemaran dan menyangkut ketenagaan kerja pihak PT.MIFA Apa bila kedapatan karyawan yang tidak sesuai MOU kerja,  akan di tindak lanjuti /di Pecat.

 

“Ramli,SE mengatakan, kalau memang pihak PT. MIFA tidak bisa kerja sama lagi dengan Pendor artunya tidak mematuhi daerah silahkan cari pendor baru atau jangan ada lagi impor atau exspor matrial yang selama ini meresahkan masyarakat. 

 

Dalam waktu dekat ini harus segera menangani Masalah pencemran babu bara baik itu PT. PLTU maupun PT.MIFA jangan hanya janji manis aja dan jangan IA saja dan jangan habis ini diam lagi pungkas Ramli. (Ns) 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed