oleh

Pemkab Alor Dukung Politeknik Negeri Kupang Kembangkan Kopi Alor

 

Foto ist : Koordinator PPUD bersama Asisten II Setda Kabupaten Alor

Kota Kupang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Alor mendukung Politeknik Negeri Kupang (PNK) untuk mengembangkan Kopi Alor lewat program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) yang di laksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat PNK.

Melalui rilisnya yang di kirim kepada media ini, Selasa, (11/09/2018) Ketua Koordinator pelaksana program PPUD PNK Folkes Laumal, ST. MT, menjelaskan bahwa dukungan Pemkab Alor kepada PNK untuk pengembangan Kopi Alor itu di ungkapkan  Asisten II Setda, Domi Asadama saat menemui tim Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) dari Politeknik Negeri Kupang di ruang kerjanya, akhir pekan kemarin.

“Memang Kopi adalah salah satu hasil perkebunan yang berada di daerah kami Kabupaten Alor dan ada Koperasi yang mengolah hingga kemasan. Pemerintah daerah mendukung pengembangan dan pemberdayaan Kopi Alor untuk dijual keluar daerah demi peningkatan taraf hidup masyarakat,” Ungkap Domi Asadama.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator PPUD dari PNK, Folkes E. Laumal, ST., MT, menjelaskan bahwa Program PPUD pengolahan Kopi di Kabupaten Alor, sudah berjalan dari tahun 2017 dan baru akan berakhir di 2019. Semua program itu di biayai dari DIPA Kemenristekdikti dan Politeknik Negeri Kupang sebagai homebase pelaksana.

“Pada tahun 2017, kami telah membantu melalui pengembangan mekanisasi, yaitu penyediaan mesin pengolah kopi (mesin sangrai, mesin penggiling dan sealer) kepada 2 mitra pengolah, yaitu KUD Beringin dan Koperasi Dinas Perkebunan. KUD Beringin hadir dengan Kopi Lonsilar kemasan 200 gram sedangkan Koperasi Dinas Perkebunan hadir dengan Kopi Cita Rasa khas Alor kemasan 250 gram.” kata Folkes.

Program tersebut, lanjut Folkes,   bertujuan untuk menjual Kopi produksi Alor keluar daerah dan dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu tahap pertama penguatan bagian produksi melalui pengembangan mesin-mesin produksi Kopi, Penguatan manajemen dan administrasi pengelolaan melalui pengembangan Sistem Informasi Manajemen berbasis Website dan workshop Sistem Informasi Pengelolaan Kopi Alor berbasis Website  dan pada tahap ketiga dengan dukungan 2 tahapan ini di harapkan pada tahun 2020 Kopi Lonsilar dan Kopi Cita Rasa khas Alor sudah dapat terjual hingga keluar daerah secara kontinyu.

” Ada pekerjaan yang sudah kita lakukan  pada KUD Beringin dan Koperasi Perkebunan pada tahun 2017 dan ada juga yang kita lakukan pada tahun ini.” jelasnya

Ke depan, lanjut Folkes, pihaknya  memohon dukungan pelaksanaan program PPUD kepada pemerintah daerah kabupaten Alor, agar target tahun ketiga produk Kopi Alor yang di kelola dua KUD dapat terjual keluar daerah.

Menanggapi  hal tersebut,  Asisten II di depan tim PPUD dari PNK mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Alor  mendukung penuh upaya dari PNK terhadap pemberdayaan Kopi Alor.

” Kami akan mempromosikan kebiasaan minum kopi alor pada setiap event. Bila perlu kami akan menggelar gerakan ayo mimum kopi massal di Alor sebagai salah satu bentuk promosi produk unggulan kami ini. ” tegasnya

Hal yang sama di ungkapkan Kepala Kantor Informasi dan komunikasi (Infokom) Kabupaten Alor, Marzuki Nampira ketika di temui  di ruang kerjanya mengapresiasi program PPUD yang di laksanakan Politeknik Negeri Kupang.

“Di era yang serba online dan cepat ini, pengembangan manajemen pengelolaan Kopi Alor ke arah online sudah sangat diperlukan, asalkan produksinya ditingkatkan, sehingga dari mana saja dan kapan saja orang dapat melakukan pembelanjaan, proses transaksi lancar dan pengiriman juga cepat. ” Urai Nampira.

Lebih lanjut, Nampira menjelaskan bahwa memang ada regulasi pelanggan yang belum clear sampai saat ini ketika masyarakat melakukan proses transaksi secara online, namun kedepan pasti pemerintah juga akan memperhatikan itu, karena memang pemanfaatan ICT dalam usaha dan bisnis sudah sangat cepat dan tepat.

Untuk di ketahui, Tim PPUD Politeknik Negeri Kupang selama 3 tahun (2017 – 2020) akan bermitra dengan Universitas Tribuana melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat dengan Skema Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) Pengelolaan Kopi di Kabupaten Alor. (Kekson Salukh).

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed