oleh

PEMERINTAH ACEH BARAT MENGENANG EMPAT BELAS TAHUN TSUNAMI

PurnamaNews.com – Meulaboh. Bupati Aceh Barat H Ramli MS bersama kalangan ulama dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) setempat, menggelar doa bersama di kompleks makam massal korban gempa dan tsunami di kawasan Suak Indrapuri, Meulaboh, Rabu (26/12) siang.

Sebelumnya, kegiatan doa dan zikir bersama juga digelar di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, yang dihadiri ribuan warga. Doa bersama ini di pimpin oleh Ketua MPU Aceh Barat, Tgk Abdurrani Adian.

“Doa bersama yang kita lakukan ini untuk mendoakan para korban tsunami yang telah tiada, semakin ramai kita doakan, maka para arwah di alam kubur akan semakin senang,” kata Ramli

Usai menggelar doa, Ramli juga berkesempatan berbincang dengan para korban tsunami yang berziarah di kompleks makam massal.

Ia juga mengimbau masyarakat, agar pada peringatan gempa dan tsunami tahun depan, agar terlebih dulu menggelar doa dan zikir bersama di masjid sehingga barulah kemudian menggelar ziarah.

“Doa yang kita panjatkan secara bersama-sama dan ramai, akan jauh lebih berkah ketimbang doa dilakukan secara sendiri-sendiri,” kata Ramli yang disambut warga dengan raut wajah senang.

Ribuan warga gelar doa dan zikir bersama untuk korban tsunami di Aceh Barat. Doa dan zikir bersama di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh.

Sebelumnya, ribuan umat muslim menggelar doa bagi korban gempa dan tsunami yang dipusatkan di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh.

Kegiatan yang dihadiri oleh unsur pemerintah dan elemen masyarakat tersebut berlangsung dalam suasana harus dan khidmat.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Tgk Abdurrani Adian dalam tausiyahnya mengatakan makna gempa dan tsunami yang melanda Aceh 14 tahun silam, merupakan bentuk teguran kepada umat manusia dari Allah swt.

Untuk itu, ia meminta kepada seluruh umat Islam di Aceh Barat, agar menjauhi segala bentuk kegiatan hura-hura, maksiat, serta perbuatan yang dapat mendatangkan bala dan bencana dari Allah swt.

“Perbanyak ibadah, zikir, dan senantiasa selalu mengigat Allah swt dalam kehidupan sehari-hari, serta menjalankan sunnah baginda Nabi Muhammad saw,” pintanya.

Melalui kegiatan ini, Tgk Abdurrani bersama warga agar mendoakan para korban gempa dan tsunami Aceh yang telah tiada, agar mendapatkan pahala syahid dan menjadi ahli syurga jannatun naim.

Sedangkan zikir dan doa bersama di pimpin oleh Abon Arifin, seorang ulama yang juga pimpinan sebuah dayah pesantren di Aceh Barat.

M. Nasir/Red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed