oleh

Pemeriksaan Begitu Ketat Jamaah Haji Diharap Periksa Bawaan Kembali

[caption id="attachment_2098" align="alignnone" width="640"] Pihak Bandara Amir Mohammed bin Abdulaziz kerap melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bawaan dari jemaah haji Indonesia gelombang pertama.[/caption]

PURNAMANEWS – Jemaah haji Indonesia diminta memeriksa kembali barang bawaan ke Tanah Suci. Hal itu berkaitan dengan pemeriksaan dari pihak bandara Saudi yang begitu ketat.

Pihak Bandara Amir Mohammed bin Abdulaziz kerap melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bawaan dari jemaah haji Indonesia gelombang pertama.

Bea cukai Arab Saudi melakukan penyitaan karena menganggap beberapa barang jemaah yang dibawa melebihi kapasitas.

Baca Juga: Pekikan dan Teriakan “Allahu Akbar.” Pagi itu, Lombok Yang Tenang Berubah Jadi Penuh Tangisan 

Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat kepada petugas haji mengatakan, tidak ada barang yang mencurigakan, semua yang disita bea cukai Arab Saudi seperti obat-obatan yang terlalu banyak.

“Kalau bawa makanan (di Indonesia) dianggap biasa, kalau di sini akan dicek, ini apa? Rasanya apa ya? Memabukkan atau tidak?” ujar Arsyad, Minggu, 29 Juli 2018.

Saat penyitaan, lanjut Arsyad, bea cukai Arab Saudi akan memberikan semacam tanda terima. Dari tanda terima itu, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan menjelaskan tujuan barang-barang itu dibawa jemaah haji.

“Kalau kita bisa memberikan penjelasan, barang itu bisa dikembalikan,” ucap dia.

Soal rokok, Arsyad mengatakan akan ada pemeriksaan khusus soal jumlahnya.

“Kecuali barang yang sudah melebihi kapasitas, misalnya membawa lebih dari 200 batang rokok, pastinya akan disita,” kata dia.

Karena itu, ia meminta untuk jemaah gelombang II nanti, agar bisa bekerja sama untuk tidak membawa barang yang bisa menimbulkan kecurigaan dan penyitaan.

“Jemaah gelombang 2 kami mohon untuk kerja samanya, tidak menimbulkan kecurigaan dan berlebihan agar proses imigrasinya lancar,” ucap dia.

(tim/red)

Baca Sumber

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed