oleh

PEKERJA BURUH HARIAN DAN BORONGAN PERUM. VILLA SETU PERMAI SATU KAB. BEKASI TERLANTAR

PURNAMANEWS.COM, BEKASI– Para pekerja buruh harian Perumahan Villa Setu Permai Satu, Kab. Bekasi. Tidak mendapatkan haknya  selama dua bulan bekerja, para buruh ini tidak pernah dibayarkan upah/gaji nya.

Puluhan pekerja harian ini bingung harus bagaimana, para buruh ini bersama Bpk. Sunarto sudah pernah melaporkan hal ini kepada RW setempat yaitu Bpk. Kisin. Tapi, upaya mereka tetap tidak membuahkan hasil.

Akhirnya puluhan pekerja harian ini berinisiatif meminta bantuan kepada salah seorang wartawan, mereka semua menyambangi kediaman salah seorang wartawan Putrapos untuk meminta memberitakan hal tersebut.

Kedatangan para pekerja ini dibawa oleh Bpk. Sunarto, Reno dan Trisno sebagai kepala tukang dan pemborong di Perum. Villa Setu Permai Satu Kab. Bekasi.

Mereka mengatakan, diantara para bekerja ini ada yang dijadikan sebagai pekerja harian dan ada juga yang dipekerjakan dengan system borongan. Sunarto mengatakan sudah Rp. 2.580.000 tenaganya tidak dibayarkan, sementara Reno sebanyak Rp. 3.840.000 belum juga dapat bayaran hingga saat ini.

Saat dimintai klarifikasi via telpon mengenai hal tersebut, Kepalasub-kontraktor Sdr. Sabar sebagai pemberi kerja tidak bisa dihubungi. (23/12/18) pukul 14.00 WIB.

Para pekerja bersama salah seorang wartawan Putrapos menemui Sdr. Agung, untuk meminta kejelasan tentang gaji yang belum dibayarkan. Agung sendiri adalah salah seorang yang sering menjanjikan pembayaran kepada para pekerja.

Hingga berita ini diturunkan, tenaga buruh bagunan hanya bisa makan atas pemberian warga Ciledug Setu Kab. Bekasi.

Mereka berharap kepada pihak pengembang agar membayar upah mereka agara dapat pulang ke kampung halaman masing – masing. (Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed