oleh

PATROLI CIPKON DAN PENDISIPLINAN POLSEK BEKASI KOTA BERSAMA 3 PILAR

Purnamanew.com BekasiKota – Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan kembali Surat Edaran Walikota No.440/6271/Setda-TU tentang pelaksanaan protokol kesehatan penanganan penyebaran corona virus disease (Covid-19) pada tanggal 12 Oktober 2020 dimana Pemerintah kota Bekasi mengembalikan Standarisasi Protokol Kesehatan pada sektor jasa dan pariwisata.

Surat edaran No.440/6271/Setda-TU bermula dari tanggal 12 Oktober 2020 mencabut Maklumat Wali Kota Bekasi Nomor 440/6086/Setda.TU Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bekasi yang direvisi dengan Nomor 440/6148/Setda.TU tentang Revisi Maklumat Wali Kota Bekasi Nomor 440/6086/Setda.TU Tentang Kepatuhan Kesehatan Dalam Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bekasi dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.

Dalam pendisiplinan Surat Edaran No.440/6271/Setda-TU dan menciptakan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) kondisi aman, Polsek Bekasi Kota bersama 3 pilar melaksanakan patroli cipta kondisi di wilayah Jaka Sampurna dan Bintara, Sabtu (18/10) jam 23.00 Wib.

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Armayni, SH, MH mengatakan sasaran utama Patroli Cipkon bersama 3 Pilar malam ini adalah menyasar pelaku usaha terutama hiburan malam yang masih membuka usahanya lewat jam 23.00 Wib, dimana sesuai surat edaran Walikota No.440/6271/Setda-TU jelas mengatur untuk batas akhir buka operasional sampai jam 23.00 Wib selama Pandemi Covid-19.

”Kita menyasar pelaku usaha hiburan malam dalam kepatuhan akan surat edaran Walikota No.440/6271/Setda-TU, ” katanya.

Dia mengakui saat patroli Cipkon tadi malam masih ditemukan pelaku usaha hiburan malam (Cafe dan Karaoke) yang melanggar jam operasional lewat dari jam 23.00 Wib serta didalam pengunjungnya juga melanggar Protokol Kesehatan seperti tidak memakai masker dan menjaga jarak (Fhysical Distancing)

”Pelaku usaha masih ada membuka usaha lewat jam 23.00 Wib, kita tutup serta membubarkan pengunjung dan kita dapati pengunjung didalamnya yang melanggar protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu untuk antisipasi penyebaran narkoba, kata Kapolsek, kepada pengunjung tadi juga kita lakukan langsung tes urine dan penggeledahan dan hasilnya negatif dan tidak ditemukan narkoba pada mereka, hal itu kita lakukan karena saat di lakukan pemeriksaan di salah satu ruangan Karaoke kita temukan mereka dalam kondisi terpengaruh miras.

”Dari hasil patroli Cipkon tadi saya meminta kepada pelaku usaha dan pengunjung hiburan malam kedepannya agar mematuhi protokol kesehatan, kepada pelaku usaha juga patuhi surat edaran Walikota tentang jam operasional dan protokol kesehatan, jangan sampai nanti dilakukan penindakan penutupan usahanya,” tutupnya.

Bagas AB/ M.Irsyad Salim

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed