oleh

Wakil Bayangkari Polda Jabar Kunjungi Pondok Pesanteren Madinah Darul Barokah

PurnamaNews.com – Purwakarta. Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerakan Bhayangkari ( HKGB ) Ke – 66 Tahun 2018 Pengurus Daerah Jawa Barat Wakil Ketua Bhayangkari Polda Jabar mengunjungi Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah Desa Dangdeur Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, Selasa,(28/8/2018).

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua Bhayangkari Polda Jabar beserta pengurus,Waka Polres Purwakarta beserta jajaran,bhyangkari Polres Purwakarta dan para pengurus Ponpes serta para santri Pondok pesantren Madinah Darul Barokah.

Pimpinan Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah Aiptu Budiman mengucapkan selamat datang kepada pengurus daerah wakil ketua Bhayangkari Polda Jawa Barat.

Dijelaskan, bahwa ponpes ini yang berdiri sekitar tahun 2011 yang mana ini di luar Nalar daripada pemikiran saya. Kenapa harus di luar Nalar, basic saya ini bukan Pesantren saya tidak pernah masantren. tapi ketika dipindahkan dari Polda Jabar tahun 2010 ke Purwakarta.

Akhirnya saya dengan dukungan dari orang tua – orang tua di sini sampai tujuan akhir untuk membikin sebuah pondok pesantren yang di dalamnya adalah pondok pesantren anak yatim dan orang tidak mampu.

“Berdirinya pondok pesantren ini tiada lain dari seorang istri yang alhamdulillah sangat mendukung sekali,”ucapnya.

Alhamdulillah saya sudah bisa mengurus dan para Ustadz guru sudah bisa mengurus kurang lebih 120 orang adalah insya allah subhanahu wa ta’ala yang saya kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Wakapolda yang sudah hadir di tempat ini.

“Inilah kebesaran Allah SWT saya tidak tahu dari mana Ibu Wakapolda tahu tempat ini tapi ini semuanya adalah kebesaran Allah yang mendorong ibu-ibu hadir ke sini,dan mudah-mudahan Dengan hadirnya kesini ini menjadikan keberkahan buat kita semua,”ujarnya

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para alim ulama para tokoh masyarakat termasuk kepala desa senantiasa untuk memajukan pondok pesantren Madinah Darul Barokah begitu juga pimpinan-pimpinan saya yang ada di Polres di Polsek semua sangat mendukung.

“Mudah-mudahan ini menjadikan perusahaan menjadikan kesemangatan buat kami dan menjadikan kesempatan buat santri-santri  dan mudah-mudahan mereka ini adalah sebagai penerus perjuangan mereka bisa menjadi polisi yang taat kepada Allah dan kepada bangsa,”pungkasnya.

Dalam sambutannya,Wakil Ketua Bhyangkari Polda Jabar,Novi Supratman mengatakan,selain dalam rangka Hari Kesatuan gerak Bhayangkari ke 66 tahun 2018 pengurus daerah Bhayangkari Jawa Barat sebagai ajang silaturahmi, di mana melalui silaturahmi ini dapat meningkatkan dan mempererat tali persaudaraan di antara kita.

Sehingga dapat memberikan manfaat lain baik di dunia maupun di akhirat Seperti mendapat rahmat nikmat dan kebaikan dari Allah subhanahu wa ta’ala dilapangkan rezeki dan dipanjangkan umur.

Oleh karenanya Bhayangkari daerah Jawa Barat beserta pengurus mengucapkan terima kasih kepada pimpinan pondok pesantren Madinah Darul Barokah Purwakarta yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyelenggarakan kegiatan ini terlaksana dengan lancar serta manfaatnya dapat dirasakan oleh kita semua.

Dijelaskan, perlu kami sampaikan bahwa organisasi Bhayangkari selain merupakan badan ekstra struktural Polri juga termasuk organisasi kemasyarakatan yang mempunyai ruang lingkup nasional dan bergerak di berbagai bidang seperti bidang organisasi ekonomi, kebudayaan dan bidang sosial.

Yang bertujuan untuk membantu Polri dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya serta meningkatkan dan memelihara sejahteraan persaudaraan serta kekeluargaan Polri maupun masyarakat umum melalui berbagai kegiatan,

“Salah satunya anjangsana ke pondok pesantren Madinah Darul Barokah Purwakarta ini,”ungkapnya

Menurutnya,keberadaan setiap pondok pesantren sudah menjadi rahasia umum jika kebanyakan dimiliki oleh seorang ustad,tapi sebuah pondok pesantren ini di desa Bungursari Purwakarta Jawa Barat ini ternyata milik Seorang anggota Kepolisian yang di sibukan dalam tugas mengabdi pada negara.

Namun beliau selalu menyempatkan waktunya untuk menjaga mengajar santri dan santriwati yatim piatu Di pondok pesantren Madinah Darul Barokah beserta pendirinya lagi seluruh santri dan santriwati dapat belajar tanpa dikenakan biaya.

Mereka berasal dari sejumlah wilayah seperti Karawang Subang Cirebon Bandung Depok dan Purwakarta selain mendalami ilmu agama para siswa yang berasal dari keluarga yang tidak mampu ini juga diberikan pendidikan formal

“Sungguh luar biasa dan patut kita banggakan atas prestasi dalam mengabdi sebagai abdi negara dan agama,”ujarnya.

Sehingga melalui Aiptu Budiman dapat menjadi inspiratif serta motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja profesionalisme dan pengabdian selaku pelindung pengayom pelayan dan penolong masyarakat.

Oleh karenanya melalui tugas pokok kami yang dilandasi dengan semangat jiwa sosial Maka Bhayangkari merasa terpanggil akan memberikan tali asih sebagai bentuk kasih sayang dalam persaudaraan sebagaimana sifat Allah Subhanahu ta’ala yang sangat banyak disebutkan dalam al-qur’an dan hadist nabi maka sebagai manusia yang taat percaya dan bertakwa kepadanya.

Tentu harus berupaya untuk meneladani sifat utamanya tersebut, karena sesuai janjinya Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan menjadikan kasih sayang di dalam hati orang-orang yang beriman dan beramal sholeh sebelum.

Saya menghimbau agar kita tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan tetap rukun bertoleransi serta tidak menjadikan perbedaan ada perbedaan di antara kita.

“Semoga kegiatan yang baik ini dapat mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi kita semua,”ucapnya

Kegiatan di lanjutkan dengan memberikan tali asih kepada pengurus dan guru pondok pesantren dan peninjauan lokasi pondok pesantren Madinah Darul Barokah.

Eka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed