oleh

ITB Pantau Uji Coba Aplikasi Powerplan di PNK

Kota Kupang, Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui tim penelitinya,  Senin, (08/10/2018) pagi  berkunjung  memantau langsung   uji coba dan implementasi perangkat lunak berupa aplikasi berjenis prototype dengan nama “Powerplan” atau merupakan akronim dari “PowerPoint on LAN” yang di temukan tim peneliti Politeknik Negeri Kupang (PNK)  bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) di Laboratorium Jaringan Komputer Jurusan Teknik Elektro.

Powerplan adalah aplikasi yang  di implementasikan pada jaringan Local Area Network (LAN), dimana pengajar/ presenter dapat membawakan materi PowerPoint namun tanpa menggunakan koneksi internet sehingga menjamin tidak dibutuhkan bandwith yang besar dalam menjalankan perangkat lunak ini pada jaringan LAN.

“Pemantauan ini merupakan proses awal sebelum perbaikan lanjutan terhadap perangkat lunak tersebut dan uji coba final pada Laboratorium Jaringan Komputer ITB. Proses ini perlu dilewati sebelum rilis perangkat lunak tersebut dilakukan.” Jelas ketua Tim Peneliti ITB, Dr.,Ir., Rinaldi Munir, ST, MT,  kepada media ini di Kampus, Politeknik Negeri Kupang, Senin, (08/10/2018) pagi.

Lebih lanjut, Dr., Ir., Rinaldi Munir, ST, MT mengaku senang adanya perangkat lunak powerplan yang cocok diterapkan pada lingkungan yang kekurangan LCD proyektor, maupun lingkungan yang membutuhkan audiens dengan jumlah yang banyak untuk mengikuti presentasi.

“Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, Powerplan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan perangkat lunak sejenis yang mampu digunakan juga pada perangkat ponsel pintar.” ucapnya

Ketua Tim Peneliti Pengusul PNK, Daniel S. Bataona, S.Kom, MT kepada media ini  menjelaskan bahwa  Ide awal kerjasama dari tim peneliti pengusul PNK bermula dari bagaimana melakukan suatu pengajaran atau presentasi dengan PowerPoint namun tanpa menggunakan LCD Proyektor,
Gagasan tersebut  kemudian di sambut baik oleh tim peneliti mitra dari ITB karena merupakan terobosan bagaimana suatu perangkat lunak dapat juga menjadi alternatif pengganti dari sebuah perangkat keras.

“Kerjasama yang dibangun antar kedua institusi ini adalah bagaimana menghasilkan suatu perangkat lunak sehingga dapat di implementasi pada jaringan LAN yang saling terhubung sehingga seluruh PC atau Laptop yang terhubung ke LAN yang sama dapat mengikuti presentasi PowerPoint yang dilakukan oleh Pengajar/ Presenter melalui PC atau Laptop masing-masing.” jelasnya

Hal ini, Lanjut Daniel,  tentunya memiliki kelebihan lain dibanding menggunakan LCD Proyektor yakni tidak dibatasi oleh ruang maupun sudut dan jarak pandang terhadap LCD Proyektor.

” Software atau perangkat lunak yang dihasilkan oleh tim peneliti berupa prototype dengan nama “Powerplan” atau merupakan akronim dari “PowerPoint on LAN” tentunya sangat menguntungkan dari pada menggunakan LCD. ” ungkapnya

Lebih lanjut, Kata Daniel, Tujuan kerjasama penelitian ini oleh Kemenristekdikti adalah untuk membantu mendorong kelompok peneliti yang relatif baru berkembang seperti di PNK agar dapat bersinergi dengan kelompok peneliti unggulan perguruan tinggi di Indonesia misalnya dari ITB.

“Selain itu juga menjadi wadah bagi PNK untuk mengadopsi dan mencontoh budaya penelitian yang baik dari kelompok peneliti yang lebih maju dari perguruan tinggi lain.” beber dosen Teknik Komputer dan Jaringan PNK itu

Keterangan foto : Ketua tim peniliti ITB
Dr.,Ir., Rinaldi Munir MT (kedua dari kiri) , bersama ketua tim peniliti dari PNK, Daniel S. Bataona, S.Kom, MT (kiri) foto bersama Pudir I PNK, Ir. Aloysius Leki, M.Si dan Ketua P3M PNK,  Dr. Adrianus Amheka, ST, M.Eng

Menangapi penemuan aplikasi Power Plan, Direktur Politeknik Negeri Kupang, Nonce Farida Tuati, SE, M.Si  melalui Pembantu Direktur I, Ir. Aloysius Leki, M.Si di hadapan tim peniliti PNK dan ITB mengapresiasi kerja keras para peniliti dari dua instansi itu.

Leki berharap, kedepan makin banyak penelitian kerjasama antar kedua perguruan tinggi tersebut   agar bisa meningkatkan mutu penelitian dan mutu kinerja dosen di Politeknik Negeri Kupang.

Ketua P3M PNK,  Dr. Adrianus Amheka, ST, M.Eng kepada media ini berharap agar hasil kolaborasi penelitian semacam ini mampu meningkatkan kemampuan dosen Politeknik Negeri Kupang sehingga turut mendorong peningkatan kualitas individu dosen ke jenjang yang lebih tinggi.

“semoga ini menjadi titik tolak dalam melakukan pengembangan perangkat lunak yang dihasilkan oleh institusi Politeknik Negeri Kupang yang memiliki potensi untuk dipatenkan, sehingga memiliki nilai komersil serta dapat memberikan nilai tambah bagi Politeknik Negeri Kupang secara umum.” ujarnya

Sementara itu, Yandri Keo salah satu mahasiswa yang  di wawancarai media ini mengatakan bahwa aplikasi Power Plan  sangat membantu mahasiswa yang mengalami masalah mengenai sudut dan jarak pandang terhadap penggunaan LCD proyektor serta membantu institusi dalam mengatasi kekurangan atau keterbatasan LCD proyektor yang sering dialami oleh sebagian besar kelas perkuliahan.

“Ini sangat membantu kami mahasiswa dalam proses belajar mengajar.” terangnya

Pihak-pihak yang terlibat dalam penilitian itu ; Ketua Tim Peneliti Pengusul PNK, Daniel S. Bataona, S.Kom, MT, Anggota Tim Peneliti Pengusul,  Gloria Ch. Manulangga, ST, M.MT, Anggota Tim Peneliti Pengusul,  Jemsrado Sine, ST, M.Eng, Ketua Tim Peneliti Mitra ITB, Dr.,Ir., Rinaldi Munir, ST, MT dan Anggota Tim Peneliti Mitra: Dr. Tutun Juhana, ST, MT. (Timex/Redaksi).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed