oleh

Nalar foundation Dan Lima Sakti Sikapi Pembelian Randis Bupati Land Cruise Prado

Pandeglang,Banten – Purnamanews.com Pernyataan sikap Nalar Pandeglang yang dihubung dan menyampaikan pesan via Wa, dari divisi Hukum dan Ham Aa Saefullah mengatakan Nalar Pandeglang Foundation Kabupaten Pandeglang mengecam keputusan Pemkab Pandeglang membeli kendaraan dinas baru untuk Bupati Kabupaten Pandeglang.

Pembelian kendaraan dinas Bupati Pandeglang oleh Pemkab Pandeglang dilakukan melalui Setda Pandeglang sebagaimana informasi dalam SIRUP pada bulan November 2018 dan mobil digunakan Desember 2018.

Jenis kendaaraan yang dibeli: Toyota Land Cuiser Prado dengan spesifikasi yang tidak transparan (tidak tercinci di SIRUP) dimenangkan oleh PT Lima Anugrah Sejahtera dengan harga 1.897.500.000 dari HPS 1.968.751.000.
Kami menilai peroses pengadanya kendaraan dinas Land Cruiser Prado berpotensi melanggar :

1. Mekanisme pengadaan barang dan jasa, yaitu Perpres Nomor 57 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pasal 38 ayat 5 huruf e “pengadaan kendaraan bermotor secara khusus untuk pemerintah yang telah di publikasikan secara luas kepada masyarakat”

Dalam kajian Nalar Pandelang, infromasi sebagaimana pasal 38 ayat 5 (e) tidak ditemukan dan masyarakat tidak mengetahui rencana pengadaan mobil dinas bupati yang baru.

2. Berpotensi melanggar Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Kami menilai pengadaan mobil ini tidak memenuhi syarat dan bukan merupakan pengadaan untuk kebutuhan dalam keadaan darurat.

3. Dalam kenyataannya mobil dinas digunakakan bupati Pandeglang sejak tahun 2017 hingga saat ini yaitu Merek Toyota Velfire masih layak digunakan.

4. Pengadaan Randis Baru Bupati tidak     mencerminkan asas-asas umum             pengelolaan keuangan daerah yaitu asas tanggung jawab yang berarti keuangan daerah di kelola secara efektip dan efesien dengan mengukur pencapaian program dengan target yang telah di tetapkan.

5.Bupa Pandeglang tidak memiliki sense of crisis mengingat Kabupaten Pandeglang saat ini tengah disibukkan dengan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pasca Bencana Selat Sunda.

6. Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar mengeluarkan moratorium pengadaan kendaraan dinas baru dan fokus pada peningkatan pelayanan dasar masyarakat.

Lebih lanjut Aa saefullah mengutarakan kami kecewa atas pernyataan pejabat BPKD Pandeglang dengan alasan Randis Bupati yang lama kerap kali mentok ketika di gunakan dalam kegiatan kunjungan bupati.

Lantas alasan tersebut, bukan berarti menjadi alasan yang relevan untuk melakukan belanja Randis yang harganya pantastis karena masih ada jenis Randis yang secara spesifikmasi nya bisa menjelajahi kondisi jalan di Pandeglang yang harganya di bawah 1M.

Di lihat dari pengadaanya dengan metode penunjukan langsung kami patut mencurigai kenapa dengan belanja uang sebanyak itu melakukan metode belanja penunjukan langsung. Padahal untuk pengadaan LKPP telah menyediakan e-catalog yang lebih bisa di pertanggung jawabkan karena pihak pengadaan di e-katalog adalah pihak-pihak pengadaan resmi.

Kami menilai alasan kementokan-kementokan tsb alasan saja dan mengada-ngada harus di ingat proses perumusan dan perencanaan dalam penyusunan APBD tidak bimsalabim kehendak penguasa, dalam proses penyusunan APBD ada keterlibatan masyarakat, yang terukur dan bervisi pembangunan serta menggerakkan produktivitas daerah untuk mampu menjadi penggerak ekonomi dan nilai tambah buat daerah bukan adu gengsi dengan bermewah-mewah. Tegasnya.

Sementara itu kiki dari Lima sakti mengatakan via wa kepada media on line Purnamanews.com menyampaikan, mobil Randis (kendaraan dinas) Land Cruiser Prado tergolong mobil mewah, jelas ini melukai kami masyarakat Pandeglang, menurut kiki Bupati tidak memiliki empati terhadap kesusahan yang sedang dialami masyarakat pandeglang pasca musibah tsunami.seharusnya pergunakan anggaran itu yang lebih penting.ujar kiki.

Ditempat terpisah encup LSM mahatidana menuturkan tonjolkan Etika seorang pemimpin, sehingga jika etika dan nurani muncul seorang pemimpin bijak untuk hal-hal kemewahan.

(Dadang/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed