oleh

MTQ Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2019 Resmi Dimulai

PURNAMANEWS.COM, BEKASI – Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Kabupaten Bekasi resmi dimulai. Tahun ini Kecamatan Sukatani menjadi tuan rumah acara tilawah terbesar se – Kabupaten Bekasi yang digelar pada Hari Minggu, (08/09/19) Pagi.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pawai ta’aruf oleh seluruh kafilah dari 23 kecamatan se – Kabupaten Bekasi sejak pagi hari. Rutenya mulaindari Perumahan Villa Kencana Sukatani dan berakhir di panggung utama yang berlokasi di Jalan Raya Sukatani.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja beserta istri turut menyambut kedatangan peserta pawai. Ia juga didampingi Ketua DPRD Aria Dwi Nugraha, jajaran Muspida, Sektetaris Daerah, serta para Kepala Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja berharap ajang MTQ tingkat Kabupaten Bekasi dapat diikuti oleh peserta yang berasal dari Kabupaten Bekasi. Ia ingin MTQ kali ini melahirkan bibit tilawah yang mampu bersaing dikancah yang lebih tinggi.

“Harapan saya tentunya dengan ajang MTQ ini dapat lahir bibit – bibit putera – puteri daerah asal bekasi yang handal dan mampu bersaing dikancah yang lebih tinggi lagi,”ungkapnya.

Eka menuturkan, hikmah dari pelaksanaan MTQ ini dapat dijadikan perhatian bersama, seperti peningkatan kegemaran anak-anak membaca Alquran.

“Beberapa hal menjadi perhatian buat kita, diantaranya adalah anak – anak kita mau mengaji. Lalu kita juga sudah membantu meningkatkan penghasilan guru ngaji yang ada di Kabupaten Bekasi, yang jumlahnya kian hari kian meningkat,”ujarnya.

MTQ tingkat Kabupaten Bekasi ke-51 diadakan mulai 08 September sampai 13 September 2019. Tema tahun ini ialah, Tingkatkan Syiar Islam Menuju Kabupaten Bekasi Baru Bekasi Bersih.

Pada MTQ kali ini panitia menyiapkan delapan cabang perlombaan dengan 24 golongan.

Jenis cabang yang dilombakan di antaranya, Tilawah, Kaligrafi dan Tahfidz atau hafalan ayat suci Alquran. Sedangkan golongan yang dimaksud, yakni segmentasi atau tingkat kesulitan dari masing – masing cabang. Untuk dewan hakim berasal dari unsur MUI Kabupaten Bekasi, pejabat Kemenag dan praktisi.

(Cemat/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed