oleh

MPU Haramkan Game Online PUBG di Aceh, Ini Penjelasan Wakil Ketua MPU

[caption id="attachment_8290" align="alignnone" width="1080"] Ilustrasi. Foto: Net[/caption]

BANDA ACEH – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh secara resmi mengharamkan Game online Player Unknown’s Battle Grounds (PUBG).

“Dari hasil sidang paripurna itu disepakati bahwa gim PUBG dan dan gim sejenisnya hukum bermainnya haram,”kata Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk. Faisal Ali dalam sidang paripurna ulama ke III yang bertema hukum dan dampak gim PUPG dan sejenisnya menurut fikh islam, imformasi teknologi dan psikologi kepada Wartawan di Banda Aceh, Rabu (18/6/2019).

Tgk. Faisal menjelaskan Pengharaman tersebut dikarenakan gim itu mengandung unsur kekerasan dan kebrutalan serta berpotensi memengaruhi perubahan perilaku penggunanya menjadi negatif. Dan sejenisnya juga dinilai berpotensi menimbulkan perilaku agresif dan kecanduan pada level berbahaya.

Menurut dia, ulama Aceh memutuskan mengharamkan bermain game PUBG karena sejumlah alasan, seperti dapat membangkitkan semangat kebrutalan anak-anak dan orang yang bermain gim itu.

Selain itu, kata dia, permainan perang itu dinilai dapat melahirkan perilaku yang tidak baik. “Itulah makanya setelah dua hari dikaji dan mendatangkan para ahli, kita simpulkan bermain game itu adalah haram,” jelas dia.

Pengharaman tersebut dikarenakan gim itu mengandung unsur kekerasan dan kebrutalan serta berpotensi memengaruhiperubahan perilaku penggunanya menjadi negatif. Tak hanya itu, PUBG dan sejenisnya juga dinilai berpotensi menimbulkan perilaku agresif dan kecanduan pada level berbahaya.

Sumber: gatra

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed