oleh

Ngabalin, KSP Adakan Rapat Pastikan kebenaran SP3 untuk Rizieq Sihab

Purnamanews.com-Jakarta. Ali Mochtar Ngabalin Tenaga Ahli Utama Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengatakan pembicaraan mengenai surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan chat berkonten pornografi untuk Rizieq Shihab baru akan dibicarakan pada Sabtu (16/6) malam ini. Ngabali mengatan akan membahas tentang SP3 Riziek Sihap agar tidak berkembang kemana-mana oleh publik.

Ngabalin mengatan “Kalau tidak ada aral melintang nanti malam setelah shalat Isya di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham, Sabtu (16/6).

Dia tidak memastikan lokasi pembahasan ini. Namun, ia mengatakan pembahasan tersebut akan melibatkan sejumlah pihak seperti lembaga yang terkait dengan penegakan hukum, kuasa negara untuk luar negeri, dan mereka yang memahami administrasi.

Sampai saat ini, KSP pun belum mendapatkan kepastian mengenai benar-tidaknya informasi SP3 kasur habib riziek. Ngabalin mengatakan belum ada satu pun dokumen yang dia lihat atau dia terima.

Karena itu, Ngabalin tetap akan berkoordinasi dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moledoko untuk memastikan kebenaran SP3 yang diterbitkan kepolisian untuk Rizieq. Ia melanjutkan, persoalan ini sebenarnya tidak terkait dengan orang-orang di lingkup Istana Negara.

Hanya saja, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) akan mendiskusikan SP3 Rizieq sebagai bahan analisa. “Tidak ada urgensinya. Itu biasa saja. Yang paling penting adalah masyarakat harus mendapatkan berita yang benar, sama seperti kawan-kawan yang hari ini tanyakan tentang berita SP3 itu,” ujarnya.Ngabalin seperti dikutip dari republika

Untuk itu, Ngabalin meminta semua pihak bersabar dengan pemberitaan terkait SP3 Rizieq. Dengan demikian, dia mengatakan, pemberitaan mengenai hal ini bisa lebih akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Mudah-mudahan ya dengan izin Allah, bahwa bisa mengabarkan tentang perkembangan muktakhir terkait dengan SP3 yang ramai dibicarakan,” kata dia.

Terkait anggapan masyarakat adanya lobi PA 212 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas penerbitan SP3 ini, Ngabalin membantah, memastikan hal tersebut tidak terjadi. Pertemuan antara Jokowi dan PA 212 beberapa waktu lalu hanya silaturahim biasa ujar Ngabalin.
(rn/red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed