oleh

Meskipun Tidak Tamat SMP Abdul Wahab Mampu Ciptakan Robot Pengantar Obat

PURNAMANEWS.COM,TEGAL – Bertempat di Pendopo Amangkurat Jumat siang 26 Juni 2020, Bupati Tegal Umi Azizah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soeselo Slawi melihat secara langsung simulasi robot saat mengantarkan obat ke kamar pasien, Sabtu (27/6/2020).

Pembatasan aktivitas sosial dimasa pandemi Covid-19 tidak selamamya membawa dampak buruk di masyarakat, termasuk membatasi kreatifitas dan inovasi sekelompok pemuda asal Desa Gantungan Kecamatan Jatinegara. Empatinya pada keselamatan tenaga medis di rumah sakit dari kontaminasi Virus Corona, diwujudkan dengan pembuatan prototipe robot pengantar obat yang mampu berjalan sendiri mwngikuti alur yang telah ditentukan
Disini, Umi mengaku kagum dengan kreatifitas anak- anak muda asal Jatinegara yang dimotori Abdul Wahab, seorang Santripreneur yang tidak lulus pendidikan SMP. Pasalnya, robot yang dilengkapi dengan sensor pengambilan obat dan pesan suara ini memudahkan pasien mengambil obatnya. Umi berharap, prototipe robot ini secepatnya bisa dikembangkan agar semakin layak saat digunakan sebagai alat bantu rumah sakit dalam mengurangi kontak padien positif Covid-19 dengan para petugas medis.

” Meski masih berupa prototipe dan perlu proses untuk penyempurnaannya, tapi saya merasa senang dan bangga dengan karya kreatif anak- anak muda asal Dukuh Asem Desa Gantungan Kecamatan Jatinegara ini. Setelah ini saya minta robot tersebut bisa langsung uji cobakan di RSUD dr. Soeselo untuk kemudian dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, yaitu tenaga medis rumah sakit,” katanya
Sementara itu, Abdul Wahab menjelaskan, robor ini merupakan hasil reka cipta dirinya bersama teman- temannya yang memiliki kemampuan dibidang mekanik dan pemprograman aplikasi line following dengan bahasa C. ” Saat ini, kami memang baru bisa merancang robot yang bergerak menyusuri lintasan berbentuk garis. Alhamdulillah, setelah di support ibu bupati, kedepannya bisa segera kami kembangkan robot dengan sensor lain yabf mampu membaca koordinat atau virtual path tanpa harus menggunakan stiker garis yang ditempelkan di lantai, ujar Wahab. (Fe/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed