oleh

MEDIA MASSA DI GANDENG PANWASLU UNTUK IKUT SERTA DALAM PENGAWASAN PEMILU MALUT 2018

Bahkan jika ada berita-berita yang melenceng di penyelenggara Pemilu agar konfirmasi kepada sumber terkait, sehingga berita bisa berimbang dan terkonfirmasi.

“Jika ada teman-teman penyelenggara telah berbuat salah dan melenceng dari aturan, maka teman-teman media silahkan tulis, tetapi harus terkonfirmasi”, pintanya.

Sementara, tim media center Bawaslu Malut, Halik Djakjora mengatakan peran media massa itu sangat penting dalam mengawal proses pemantauan dan pengawasan Pilgub dan Pemilu.

Karena media mempunyai filing yang kuat dalam mendeteksi permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun penyelenggara. Oleh karena itu, ke depan jika Panwaslu kabupaten/kota berubah menjadi Bawaslu, maka sudah ada media center masing-masing.

“Kami berharap jika ada masalah-masalah yang terjadi di masyarakat maupun penyelenggara, harus koordinasi dan komunikasi dengan Panwaslu maupun Panwascam”, pintanya. Selain itu, mengajak insan pers untuk turut mengawasi Pemilu dalam bentuk pengawasan partisipatif.

Ajakan mengawasi Pemilu ini digelar dalam bentuk rapat koordinasi (Rakor) pengawasan partisipatif pemilihan umum yang digelar Panwaslu. Rakor ini sebagai ajang untuk membangun sinergi antara insan pers dengan dalam mengawasi Pemilu untuk menciptakan Pemilu yang berintegritas.

“Solusi tercapainya pemilu yang berintegritas adalah dengan pengawasan melibatkan masyarakat dan insan pers”, ucapnya.

Salah satu tujuan Bawaslu adalah bagaimana menghasilkan pemilu yang berintegritas dan untuk mencapai itu Panwaslu tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi dan kerjasama dengan pers dan masyarakat.

“Penyelenggara, peserta dan Pemilu harus bersepakat untuk menjaga integritas agar menghasilkan output Pemilu yang berkualitas”, jelasnya.

Sekedar diketahui peserta Rakor juga banyak mendapatkan materi tentang titik-titik potensi kerawanan dan fokus pengawasan pemilu serta peran pengawasan partisipatif mulai dari memberi informasi awal, mencega pelanggaran (pemanfaatan oknum), mengawasi/memantau (kronologi dan barang bukti), serta melaporkan pelanggaran.

Sumber: http://www.keizalinnews.com/berita/media-massa-di-gandeng-panwaslu-untuk-ikut-serta-dalam-pengawasan-pemilu-malut-2018/

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed