oleh

Masyarakat Desa Teubeng Aceh, Keluhkan Pembuangan Limbah Sagu ke Sungai

[caption id="attachment_2047" align="alignnone" width="480"] telah terjadi pencemaran air sungai teubeng (kreung tukah) oleh limbah pabrik Sagu (pabrek sagee) banyak ternak Warga dan ikan Mati tolong dinas terkait untuk menidak sebelum masyarakat mengambil tindakan[/caption]

PURNAMANEWS – Pidie. Masyarakat teubeng Aceh menyampaikan keluhannya melalui media sosial atas nama andry firmansyah mengatakan

” Mohon izin melaporkan telah terjadi pencemaran air sungai teubeng (kreung tukah) oleh limbah pabrik Sagu (pabrek sagee) banyak ternak Warga dan ikan Mati tolong dinas terkait untuk menidak sebelum masyarakat mengambil tindakan”. ucap nya di media sosial facebook.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten pidie Muslim, menyaranakan agar masyarakat Kecamatan pidie desa teubeng jawa menyampaikan laporan secara tertulis ke pemerintah kabupaten pide jika memang diangap telah terjadinya pencemaran lingkungan sungai teubeng (krueng tukah ) akibat limbah buangan kilang sagu. Laporan ini diperlukan agar BLH dapat melakukan penertiban dan penindakan. [caption id="attachment_2048" align="alignnone" width="1280"] Pabrik sagu yang diduga melakukan pencemaran limbah kesungai warga[/caption]

Menurut Kepala BLH pidie Muslim kepada awak media ini, kamis (26/7/2018), pihaknya juga sudah pernah mendengar keluhan masyarakat teubeng mengenai keberadaan kilang sagu tersebut disampaikan masyarakat telah mencemari lingkungan yang mana air sungai menjadi hitam dan bau.
Tapi kalau memang ada keluhan masyarakat, kita harap masyarakat bisa melaporkan ke bupati , jadi kita ada kekuatan secara hukum untuk menindaknya”. Ujar Muslim.

Pekerja di kilang sagu teubeng yang tidak mau nama nya di sebutkan mengatakan dirinya beranggapan pembuangan limbah di sungai ini tidak akan mencemari lingkungan seperti dugaan masyarakat itu tidak benar bang.ucap pekerja kilang sagu kepada awak media ini.

Hal ini pun berdasarkan pantauan awak media ini di lapangan semakin kuat dugaan limbah dari kilang sagu yang dibuang ke sungai teubeng krueng tukah memang tampak mencemari lingkungan, pasalnya, selain air sungai menjadi hitam dan bau menyengat, limbah tersebut juga mengandung gas.

(nzr/red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed