oleh

LSM Kipfa Angkat Bicara Terkait Pembagian BLT DI Desa Borikamase

Purnamanews.com Maros — Warga Desa Borikamase kecamatan Maros Sulawesi Selatan datang mengadu ke kantor dprd maros bersama LSM kipfa, terkait pembagian batuan bantuan langsung tunai (BLT) menjadi tuntutan para warga desa bori kamase, perwakilan kaum ibu ibu Untuk di lakukan evaluasi terkait pembagian bantuan langsung tunai (BLT).

Diduga warga yang tidak layak menerima bantuan namun menerima bantuan tersebut dan begitupun sebaliknya warga yang berhak menerima bantuan namun tidak diberikan hak-haknya selaku penerima bantuan langsung tunai tersebut.

LSM kipfa kordinator wilayah Malik ST, angkat bicara terkait adanya warga yang melapor kepadanya dan langsung membawa masalah ini ke kantor DPRD kabupaten Maros beserta warga dari desa borikamase tersebut untuk di adakan rapat dengar pendapat (RDP). Jumat (29/5/20).

Malik LSM kipfa mengatakan bahwa kami menghimbau kepada anggotanya DPRD dalam hal ini komisi 1 dan komisi 3 untuk melakukan evaluasi ulang terkait pembagian bantuan langsung tunai (BLT) tersebut ada tiga poin yang kami minta kepada anggota DPRD yaitu evaluasi pembagian Bantuan ke warga, pemasangan sticker ke penerima bantuan dan menarik hak warga yang sudah layak dalam hal ini sudah mampu untuk diberikan kepada warga yang tidak mampu termasuk janda janda yang kurang mampu

Malik lanjutnya “Ini sangat memprihatikan bagi warga yang harusnya kita memberikan bantuan dan tepat sasaran di tengah COVID-19 ini” Ungkapnya.

Talla/red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed