oleh

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU, ISKANDAR AR. RAHMAN & MARYAMAH ABDULLAH

PURNAMANEWS – Indonesia memiliki keragaman budaya yang memikat, begitupun dengan prosesi pernikahan adat. Kali ini kami akan menjabarkan beberapa proses pernikahan adat Daerah Istimewa Aceh yang dilakukan sebelum ijab kabul.

Provinsi yang dijuluki sebagai Negri Serambi Mekah ini Juga kental dengan keislamnya memiliki rangkaian upacara pernikahan yang unik dan indah.

Begitu juga dengan teman/ rekan kita yang merupakan seorang wartawan dari Purnamanews.com

ISKANDAR AR. RAHMAN
&
MARYAMAH ABDULLAH

Yang inshaa allah akan diadakan pada Hari : Kamis Tgl. : 21 – 06 – 2018
Tempat: Desa rambong meunasah U gadeng kec. Mutiara Timur
Acara : Jak Intat Linto Baro
Jam 9.30 Wib kumpul di rumah saya desa leuhob kec. Peukan Baro, Aceh.

Beberapa ucapan Selamat berdatangan dari teman-teman dan rekan beliau di purnamanews

“Berdua memang lebih baik. Jaga dan sayangi pasanganmu sebaik mungkin, ya! Semoga menjadi keluarga yg sakinah,mawadah dan warohmah”
*Jumari purnama pimpred purnamanews*

“semoga menjadi keluarga SaMaWa dan
menjadi keluarga yg sakinah,mawadah dan warohmah”
*Yulinadi*

“Ciyeee, akhirnya nikah, Bro! Selamat ya, semoga ‘sukses’!’ Cepat Dapat momomgan”
* Subakti SH*

“Dulu kuliah bareng, ke mal bareng, wisuda bareng, nikah kok duluan? Tapi, semoga langgeng sampai akhir hayat, ya!’ Dan Menjadi Keluarga Yg Diridhoi Oleh ALLAH SWT” amin
* Roni Novemdri SE *

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
SEMOGA DENGAN MULAINYA MENENPUH HIDUP BARU BUAT REKAN KITA MENJADIKAN DIA LEBIH BAIK KEDEPANYA….AMIN

Inidia beberapa acara yang akan dilalui penganten sebelum acara pernikahan

Jak Keumalen
Merupakan proses untuk mencari tahu dan mengenal lebih jauh tentang calon pengantin wanita. Pihak lali-laki-laki akan mengutus kerabat yang dituakan dan diperlukan untuk berbicara kepada calon pengantin wanita dan meminta restu. Selain itu, prosesi juga dimaksudkan untuk bersilaturahmi antar keluarga calon pengantin.

Jak Ba Ranub
Dalam pernikahan adat Aceh, Jak Ba Ranup adalah tahap lamaran resmi dengan prosesi yang cukup panjang. Pihak pria akan membawakan sirih dan berbagai benda lain yang menjadi simbol kesungguhan untuk melamar sang gadis. Jawaban dari pihak wanita dirundingkan terlebih dulu setelah rombongan calon pengantin pria pulang.

Jakba Tanda
Jakba Tanda juga bisa dikatakan sebagai acara pertunangan. Para pengantin pria akan mengantarkan berbagai makanan khas daerah Aceh dan barang-barang lainnya, seperti buleukat kuneeng dengan tumphou , buah-buahan, seperangkat perhiasan dan pakaian lapek tanda .

Barang-barang tersebut dalam talam atau dalong yang sudah dihias dan dikirim ke pihak wanita. Setelah itu baru, hal-hal yang berbeda hari pernikahan, jumlah yang diinginkan, jumlah wanita dan jumlah undangan.

Menjelang Pernikahan
Ini merupakan tahapan proses yang dilakukan sebelum upacara pelaksanaan pernikahan berlangsung, antara lain:

Malam Peugaca
Upacara selamatan untuk kedua mempelai ini biasanya dilakukan pada hari selama 3-7 hari, yaitu dengan membacakan doa-doa dan pemberian nasihat yang dipimpin oleh sesepuh adat dan diikuti oleh keluarga dan kedua calon pengantin. Prosesi ini memisahkan agar calon pengantin diberikan, berkah, aman dalam hidup, dan rezeki yang lancar.

Pembersihan Diri
Menjelang upacara pernikahan, calon pengantin harus melakukan upacara pembersih agar tampak memesona saat menjadi pengantin. Yang Harus dilakukan Saat Prosesi Penyanyi ANTARA lain Prosesi koh Gilo (merapikan ATAU meratakan gigi) Dan koh andam (memotong Rambut halus) Yang biasanya Hanya dilakukan Oleh Calon pengantin wanita, Serta Upacara peumano (Acara memandikan kedua pengantin Sambil diiringi Bacaan Doa dan lantunan syair) .

Khatam Qur’an
Ini merupakan prosesi pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilakukan pengantin wanita. Bagi masyarakat Aceh, agam merupakan faktor penting dalam kehidupan rumah tangga. Prosesi ini sebagai tanda bahwa calon pengantin wanita adalah orang yang shalihah dan taat agama.

Hari Pernikahan
Setelah melakukan ijab kabul sesuai ketentuan agama di hadapan Pak Kadi. Setelah sah, digelarlah pesta resepsi. Aceh memiliki beragam tradisi dalam perayaan pernikahan.
(roni/redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed