oleh

Kemana Akhir Mediasi Penutupan Sementara 3 Gereja dan Pendapat Para Tokoh

PurnamaNews.com – Jambi. Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. Sc menggelar konferensi pers terkait penundaan sementara penggunaan rumah ibadah milik GSJA, HKI, dan GMI, bertempat di Ruang Utama Kantor Wali Kota Jambi (29/9).

Pemkot Jambi membantah tudingan yang menyatakan bahwa ada pelarangan ibadah dan pengekangan kebebasan beribadah bagi jemaat ketiga tempat ibadah tersebut.

Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondusitifitas yang telah terjaga dengan baik di Kota Jambi.

Mohon untuk tidak memberikan komentar yang bersifat provokatif dan tidak sesuai dengan fakta dilapangan, karena akan memperuncing dan memperkeruh ketentraman yang sudah tercipta di Kota Jambi.

Ditempat berbeda hal senada disampaikan beberapa tokoh ormas keagamaan dan nasional dalam diskusi kecil (30/9), kita akan pantau terus kinerja pemerintah daerah kota Jambi dan wakil rakyat yang masih duduk di kursi dewan, dalam menyikapi situasi saat ini, ujar Samuel Pardosi dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Wilayah mewakili ormas Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Provinsi Jambi.

Jefri Bintara Pardede mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi menghimbau agar masyarakat Jambi tidak terprovokasi dengan adanya kejadian penutupan 3 gereja ini. Saat ini kasus ini sudah diurus secara Nasional yang jelas dipantau langsung dari Pemerintah Pusat.

Mewakili Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Jambi, Jupiter Andreas Ginting,S.H mengatakan, saat ini KITA terus mengawal proses penyelesaian yang dilakukan pemerintah daerah kota Jambi, FKUB Kota Jambi serta Aparat Penegak Hukum Daerah, Kepolisian dan lainnya. Dan harapan KITA sebagaimana direncanakan PEMDA Kota Jambi, semoga pelaksanaan Mediasi yang akan dilakukan 1/10 dapat memberikan hasil yang mencitrakan Kota Jambi mampu menjadi miniatur Indonesia Mini yang toleran dalam keberagamannya.
“Terlepas dari hal ini, JPKP Kota Jambi selalu siap melayani masyarakat Kota Jambi menyelesaikan masalah yang dihadapi berhubungan dengan pelaksanaan kebijakan pemerintah baik program pusat ataupun daerah melalui tugas Pendampingan yang pelaporan hasil pendampingan itu sendiri akan dijalankan terstruktur sampai ke Pusat.” Ujarnya.

JAG/Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed