oleh

Lelang Proyek ULP Pemkab Bekasi Diduga Rekayasa

Purnamanews.com. Bekasi —Lelang proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) di Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) diduga terjadi Persekongkol dan Rekayasa untuk memenangkan PT. Bona Jati Mutiara, seharusnya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Unit Layanan Pengadaan

(ULP) Kabupaten Bekasi dapat memBleck List PT. Bona Jati Mutiara yang sedang proses permasalahan di Polda Metro Jaya,” kata Ahmad Gozali.

Ahmad Gozali saat dihubungi melalui telepon celluler mengatakan, bahwa permasalahan tersebut Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Unit Layanan Pengadaan
(ULP) Kabupaten Bekasi diduga telah mengadakan Rekayasa Tender agar PT.Bona Jati Mutiara dapat di menangkan dalam proses tender Jembatan dan Bangunan di Kabupaten Bekasi, karena ini hanya sebagai rekayasa dan akal -akalan untuk menguntungkan pihak Pengusaha atau Pemborong, “Kami mengecam bahwa proses tender yang dilakukan ULP dan PUPR Kabupaten Bekasi hanya sebagai formalitas dan penuh dengan rekayasa,’’ ujar Ahmad Gozali.

Menurut Ahmad Gojali, bahwa proses tender melalui ULP, kontruksi lanjutan Jembatan Pebayuran Rengasdengklok, Kecamatan Pebayuran dengan nilai anggaran APBD sekitar Rp. 26 Miliayar dari awal pendaftaran sampai pengumuman yang sudah dijadwalkan ternyata mengalami kemunduran bahkan berkali – kali ada perubahan penetapan evaluasi dan penetapan pemenang,” ungkap Ahmad Gozali.

Ahmad Gozali menjelaskan, bahwa dari hasil evaluasi yang lolos hanya 3 rekanan sebagai pemenangnya diantaranya adalah : PT. Aura Hutaka dengan nilai penawaran Rp. 23. 232. 747. 208. 00, dan PT. Lestari Nauli Jaya dengan nilai penawaran Rp. 23. 520. 703. 172. 70, serta PT. Bona Jati Mutiara dengan nilai penawaran Rp 24. 771. 360. 877. 32,” jelas Ahmad Gozali.

Ahmad Gozali menambahkan, anehnya pihak Panitia ULP dan PUPR dapat memenangkan PT. Bona Jati Mutiara selain penawaran lebih tinggi juga PT tersebut saat ini sedang dalam proses pemanggilan pihak Polda Metro Jaya yang tertuang dalam nomor surat LP : 038/LAP/DPP-ICC/IV/19 April 2019,” papar Ahmad Gozali.

Ahmad Gozali menegaskan dengan di menangkannya PT. Bona Jati Mutiara oleh pihak ULP dan PUPR Kabupaten Bekasi dapat kami menduga ada persekongkol dan rekayasa untuk memenangakan PT. Bona Jati Mutiara yang saat ini dalam proses penyidikan pihak Polda Metro Jaya

Syoip/red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed