oleh

Larangan mudik 6 Mei – 17 Mei 2021

PURNAMANEWS.COM – JAKARTA. Pemerintah telah menetapkan larangan mudik.Aturan tersebut dimulai sejak 6 Mei – 17 Mei 2021.

Beberapa bus dilarang untuk beroperasi, dan diupayakan penjagaan agar tidak ada yang melintasi perbatasan antar provinsi.

Pemerintah memberlakukan peraturan larangan mudik sebab di saat berlibur sangat rentan meningkatnya risiko
terjadinya peningkatan angka infeksi Covid-19.Dan hal ini sudah terbukti secara data pada libur panjang beberapa waktu lalu.

Selain itu liburan dan mudik punya image berkumpul,Salah satu yang membuat virus dapat bertransmisi,
dari satu orang ke yang lain dengan lewat kerumunan.

Dengan adanya kerumunan akan menciptakan klaster baru.Sedangkan klaster meningkatkan angka orang yang terinfeksi.

Dari sanalah dapat menimbulkan gejala dengan tingkat keparahan yang tinggi.
Gejala berat yang ditimbulkan bukan tidak mungkin akan meningkatkan kembali angka kematian.

Di saat mudik, kita masih memegang erat pada kontak fisik.Seperti berpelukan, cium pipi hingga bersalaman.

Disaat berkumpul bersama keluarga,kita Tidak ada yang tahu jika virus mungkin ikut terbawa dalam perjalanan mudik.

“Marilah kita saling menjaga,Hal ini harus disikapi secara bersama,ikuti peraturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.

Mudik nomor dua, kesehatan nomor satu,Marilah kita menerapkan protokol kesehatan demi menekan lajunya penyebaran virus covid-19”

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan 4 pertimbangan melarang mudik lebaran tanggal 6-17 Mei 2021.

Jokowi meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti kebijakan pemerintah ini sebagai bagian dari ikhtiar atau usaha memutus penyebaran COVID-19.

 

Jukmal/Red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed