oleh

LAPAS PALEDANG BOGOR PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA

PURNAMANEWS.COM, BOGOR- Meski raga tiada bebas merdeka, namun tidak berarti penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Paledang Bogor berhenti untuk menyuarakan hak kemerdekaannya, dalam mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Dan berbahasa persatuan yang satu, bahasa Indonesia.

Pernyataan di atas dibuktikan pada Sabtu (27/10), dalam sebuah peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh para anggota Ikatan Polisi Mitra Masyarakat Indonesia (IPMMI), LBH Kepatihan, Advokat Bangsa Indonesia (ABI), Bang Japar, Bina Bangun Bangsa, Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI), Tim Khusus Anti Begal (TEKAB).

Tentu saja acara dimeriahkan oleh ratusan lebih penghuni Lapas Paledang. Kepala Lapas Paledang, Teguh menyatakan harapan agar di Lapas menjadi modal untuk menempa diri yang lebih baik di masa depan dengan ilmu agama dan keterampilan yang diberikan selama di Lapas Paledang, Bogor. Peringatan sengaja dimajukan lebih cepat 1 hari mengingat Minggu lazimnya tidak ada kegiatan keramaian.

Menurut Ketua Presidium Suta Widhya SH, IPMMI selama ini memberikan perhatian yang intens terhadap lembaga pemasyarakatan.

“Sebagai pemerhati Lapas, kami menghimbau pemerintah untuk memberikan perhatian untuk melakukan perbaikan di lapas-lapas, akan tetapi bukan hanya perbaikan pengamanan saja agar mereka tidak kabur melainkan juga perbaikan dari segi mutu makanan yang diberikan,” Kata Suta.

“Efek jera memang menjadi tujuan kita bersama bagi penghuni lapas. Itu sebabnya kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk merubah mindset penghuni lapas diharapkan bukan sebagai doktrinasi, tetapi lebih sebagai komunikasi dialogis. Apa yang dilakukan IPMMI selama ini, merupakan tipikal pendekatan komunikasi dialogis.” Lanjut Suta.

Menurutnya, setiap Relawan IPMMI datang ke lapas, minimalnya menanyakan “PR hapalan” dari pertemuan sebelumnya. Beberapa penghuni Lapas ditantang untuk maju ke depan untuk mengucapkan doa-doa dari Al Matsurat yang sebelumnya dibagikan bukunya oleh relawan IPMMI. (Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed