oleh

KSOP: Itu Ilega Pemotongan Tugboat di Pulau Dompak Disoroti Warga

Purnamanews.com Tanjungpinang  Pulau Dompak – Kegiatan pemotongan bangkai kapal toucboat dan kapal tongkang yang sempat terhenti karena masuk dalam pemberitaan media pada beberapa waktu lalu, kini kegiatan ilegal tersebut berjalan kembali seperti biasa. Kamis, (08/07/2021).

Diduga pelaku Hendera dan La mane berani melakukan itu, karena adanya beking dari oknum aparat berwenang setempat di Pulau Dompak, Jl. Sultan Mansyur Syah, Dompak, Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Seperti diketahui bahwa diduga aktifitas ilegal pemotongan/cincang kapal tongkang, pelaku Hendera dan La mane tidak kantongi izin-izin yang sudah di tentukan, tujuannya akan dijadikan besi tua.

Seperti proses pemotongan kapal punya SOP (Standart Operasional) yang harus dilakukan dan persyaratan-persyaratan harus dilalui.

Persyaratan itu diantaranya, surat permohonan atau siapa yang memotong, surat keterangan penghapusan pendaftaraan kapal dari daftar kapal Indonesia, kemudian jika sudah terpenuhi maka akan mengeluarkan surat persetujuan dilakukan pemotongan bangkai kapal tersebut.

Selain itu, juga ada ketentuan-ketentuan pemotongan bangkai kapal, mengutamakan keselamatan kerja, menggunakan peralatan, tidak menimbulkan bahaya dan tidak menimbulkan pencemaran laut.

“Jika pemotongan bangkai kapal menimbulkan pencemaran laut, maka perusahaan atau pemotong kapal tersebut harus bertanggung jawab dan bisa dijerat sesuai prosedur hukum,”

Namun sayangnya, dalam pengerjaan pemotongan dua bangkai kapal itu, H alias Hendera dan L alias La mane tidak mengantongi izin melakukan aktifitas ini.

Sehingga ada tudingan terhadap dia sudah ada “Kongkalikong” dengan oknum petugas berwenang yang menjaga di wilayah setempat, sehingga dengan leluasa pelaku kembali mengerjakan pemotongan bangkai kapal itu kendatipun tidak miliki idzin pemusnahan maupun peridzinan lainnya.

Disebutkan sebelumnya bahwa dua kapal itu tidak jelas pemiliknya berambisi Hendra dan La mane untuk dijadikan scraf.

Dalam pantauan awak media pemotongan dua kapal yang saat ini berada dilokasi Tanjungpinang, dompak itu, sudah berjalan kembali.

Sehingga kendatipun Hendera dan La mane belum kantongi izin, namun dengan seenaknya dia terus lakukan pemotongan kapal tersebut di lokasi pelabuhan tikus itu.

Sebelumnya H alias Hendera dan L alias La mane pernah menyebut bahwa terkait perizinan pemotongan kapal yang tengah dikerjakannya itu, sedang diurus oleh pegawai setempat. Diduga aktifitas yang merak lakukan ilegal atau tidak sama sekali kantongi izin. (Tim/red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed