oleh

Krisis Air, Warga Bersama Mantan Kades Sukadaya Datangi Pintu Air Sukatani

PURNAMANEWS.COM,BEKASI – Puluhan hektare lahan persawahan di Desa, Sukadaya kecamatan, Sukawangi kekurangan air, dikarenakan pintu air disukatani tertutup tidak terbuka sedikitpun berharap adanya pasokan aliran Air dari Sukatani.Kamis,(25/07/19).

Radi (Petani) mengatakan bahwa perairan mengalami kekeringan dikarenakan pintu air disukatani ditutup.

“Iya bang, kami selaku perwakilan petani Khususnya didesa sukadaya mengeluhkan adanya sungai yang tidak mengalir seperti sungai lainnya, dan sebenarnya kami para petani ingin mengadakan aksi untuk permasalahan perairan ini ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Namun, Mantan Kepala Desa Sukadaya mengajak kami untuk melihat kondisi perairan sungai tersebut, dan ternyata permasalahannya ada disukatani yang pintu airnya tertutup,”jelasnya

Disisi lokasi berbeda, Yarpan Suharno mantan Kepala Desa Sukadaya mengatakan bahwa permasalahan pertanian yang sedang melanda persawahan didesa kami titik permasalahannya berada di Pintu Air Sukatani, dan juga irigasi yang berada dipemukiman perumahan yang selalu tersumbat oleh sampah yang menghambat mengalirnya air dan juga banyaknya bangunan ruko, tolong kepada pihak pengembang dan dinas pengairan agar diperhatikan.

“Saya selaku mantan Kepala Desa Sukadaya masih peduli terhadap warga untuk pengairan diwilayah kami, karena masyarakat didesa kami mayoritas penduduknya para petani, dan juga saya mengajak beberapa petani untuk mengecek dimana titik permasalahan perairannya, dan saat kami mendatangi pintu air disukatani ternyata tertutup”,tuturnya

Dirinya pun berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi segera menindaklanjuti permasalahan ini dengan Dinas-dinas terkait.

“Saya berharap Pemerintah Daerah maupun Dinas terkait segera mengambil tindakan untuk membantu petani yang mengalami kekurangan air, dan bisa mengambil Solusi untuk masalah ini”,tutup Yarpan Suharno mantan Kepala desa Sukadaya saat ditemui dilokasi.

Dari pantauan Awak Media Purnamanews.com dilapangan bahwa petani dan mantan Kepala Desa Sukadaya meninjau langsung ke Lokasi pintu air sukatani dan turun langsung membukanya demi kepentingan masyarakat desa kami.

Jalur dari arah sukatani menuju Sukabakti ,Sukabudi dan Sukadaya sangat memperhatinkan saluran irigasi nya.di kiri – kanan tanggul pengairan di jadikan Ruko.Mohon pemerintah kabupaten harus mengambil langkah,agar masyarakat khusus nya para petani tidak kesulitan dalam menjalankan pekerjaan nya.

(Kabiro,Cemat/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed