oleh

Komunitas Blogger Milenial (KBM) Kami Kecewa Ada Capres Tak Paham Unicorn

PURNAMANEWS.COM,JAKARTA – Ratusan komunitas Milenial berkumpul di patung kuda jalan medan merdeka barat, dengan memajang sepanduk yang merasa kecewa ada Capres yang tak paham unicorn,Rabu, (19/0219).

Sebagai generasi Z atau lebih keren dengan sebutan Generasi Milenial, Teknologi informasi adalah bagian dari hidup kami sehari hari sekaligus sebagai peluang dalam mengembangkan ekonomi kreatif untuk menambah penghasilan sekaligus membuka peluang pekerja baru,Bisnis Starup dengan berbagai varian adalah peluang bagi generasi milenial untuk mengembangkan bisnis.

Oleh karena itu dibutuhkan keberpihakan yang nyata dari negara sebagai regulator dalam memfasilitaskan tren bisnis berbasis digital ini di tengah boming digitalisasi bisnis lintas negara itu.

Keberpihakan itu bisa dalam bentuk regulasi yang memberikan kemudahan, program nyata seperti menyiapkan infrastruktur komunikasi yang handal dan program pelatihan, pendampingan dan pengembangan serta akses modal bagi fomula, yang membuat kami kecewa adalah salah satu Capres sepertinya tidak tau akan Tren bisnis digital yang lagi berkembang saat ini.

Bahkan ada Capres yang tidak tau apa itu istilah “Unicorn” , Jika istilah saja tidak tau maka hampir bisa dipastikan tidak memiliki program yang nyata terkait perkembangan bisnis Star Up ini. Terbukti dengan jawaban Capres tersebut yang mengambang tanpa program.

Yang lebih mengawatirkan lagu bagi kami adalah Capres tersebut malah menuduh bisnis Star Up ‘Unicorn’ itu akan membuat aliran uang lebih banyak keluar negeri ,sungguh aneh. “Ucap Ahmad Kordinator KBM.

Sebagai Calon pemimpin Negara seharusnya memiliki program Ril soal bisnis ini, paling tidak memberikan harapan baru bukan malah menegaskannya dengan mengatakan bisnis Star Up ‘Unicorn’ adalah konglomerasi baru yang menumpuk kekayaan disegilincir orang dan melarikan uang keluar negeri.

Ingat bisnis Unicorn seperti Bukalapak saja sebagai contoh telah memfasilitaskan ribuan unit usaha kecil menengah (UMKM), unruk pengembangan bisnisnya dengan ivestasi Rp.1,2 Triliun.

(Aliando/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed