oleh

Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) Menuntut Irwandi Dikembalikan ke Aceh 

PURNAMANEWS – ACEH. Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengembalikan Gubernur non aktif Aceh Irwandi Yusuf ke posisi Gubernur Aceh.

Selain menuntut dikembalikannya Irwandi Yusuf ke posisi Gubernur Aceh, KMAB juga mengutuk Kapolda Aceh yang dinilai tidak mampu memberi pengamanan terhadap Irwandi Yusuf saat diboyong pihak KPK.

“Kami mengutuk keras Kapolda Aceh tidak mampu memberikan pengamanan terhadap Gubernur selaku pimpinan tertinggi Rakyat Aceh,” kata Ketua KMAB Fahmi Nuzula dalam konferensi pers di Banda Aceh, Sabtu (7/7/2018

“Kami mengutuk keras Kapolda Aceh tidak mampu memberikan pengamanan terhadap Gubernur selaku pimpinan tertinggi Bangsa Aceh,” kata Ketua KMAB Fahmi Nuzula dalam konferensi pers di Banda Aceh, Minggu (8/7/2018).

“Ini perlu kami tekankan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Kami membuat perhitungan karena kami tidak ingin seorang pimpinan Aceh di perlakukan semena-mena,” tegasnya.

Fahmi menambahkan, pihaknya yang terhimpun dalam Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu tetap menghargai proses hukum yang sedang dijalani Irwandi Yusuf. “Mengenai proses hukum, kami dari Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) siap mematuhinya sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

“Kami tetap pada satu prinsip, yaitu Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di kembalikan ke Aceh atau minimal diberikan penangguhan penahanan terhadapnya,” ujar Fahmi.

Namun demikian, kata Fahmi, pihaknya tetap bersikeras pada satu prinsip yaitu meminta KPK untuk mengembalikan Gubernur non aktif Aceh Irwandi Yusuf ke pelukan masyarakat Aceh.

“Namun ini adalah aksi damai, kami tetap menuntut Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bapak Bupati Bener meriah Ahmadi di kembalikan ke Aceh,” kata Fahmi.

“Dengan reaksi masyarakat Aceh yang hadir pada aksi nantinya, kita akan membubuhkan tanda tangan di kain putih sebagai nota kesepakatan dimana masyarakat Aceh mampu memberi jaminan kepada KPK bahwa Irwandi Yusuf tidak akan lari dari proses hukum dan menghilangkan barang bukti,” ungkapnya

Tuntutan tersebut disuarakan Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) melihat Irwandi Yusuf telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018

Dalam konferensi pers tersebut, KMAB juga menyampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia, bahwa mereka siap mengerahkan massa untuk melakukan aksi damai mendukung Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

(Hgn/red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed