oleh

Kinerja Dirut. PDAM Tirta Bagasasi Bekasi Di Nilai Buruk Dan Tidak Peduli Pada Karyawan

PURNAMANEWS.COM,BEKASI – Di nilai buruknya kinerja Dirut. PDAM tirta bagasasi bekasi dan tidak peduli kepada karyawannya, ini pengakuan dari salah satu karyawan PDAM yang tidak mau disebutkan namanya.Jumat,(09/08/19).

Hal tersebut diakuinya, karna akan kekosongan kas keuangan Karyawan yang mengeluhkan dan mempertanyakan gaji ke 13 serta tunjangan yang lainnya, semua ini menunjukkan kalau di internal PDAM benar-benar perlu dilakukan evaluasi.

“Dampak dari semua itu, maka kinerja Dirum, Dirtek dan jajaran Direksi PDAM Tirta Bhagasasi bekasi harus segera di evaluasi oleh kedua pihak Pemerintah Daerah baik Kabupaten juga Kota Bekasi, dalam hal ini Bupati dan Wali Kota,”kata salah satu karyawan PDAM yang tidak mau disebutkan namanya, saat dikonfirmasi.

Ia juga mengatakan, bahwa dibawah kepemimpinan Usep Rahman Salim selaku Direktur Utama PDAM Tirta Bagasasi bekasi seolah-olah tidak peduli dengan karyawan dan konsumennya.

“Ini bicara soal rasa kepedulian pemimpin terhadap bawahannya, kalau bicaranya soal anggran, penjualan air bersih persatu kubik sebesar Rp 9000 x 224.000 (kurang lebih jumlah konsumen) = Rp 2 milyar lebih. Belum lagi biaya Perawatan & Adm sebesar Rp 8000 x 224.000 = Rp 1,7 milyar lebih. Ditambah adanya asupan dari dana APBD 197 sampai dengan 200 milyar pertahun”paparnya.

Dari informasi yang didapat, kalau persoalan rasa kepedulian saja tidak ada, maka bagaimana mau membangun perusahaan. Diketahui Gaji ke 13 hukumnya adalah wajib, karena ini merupakan kebijakan nasional dan dalam rangka peningkatan kesejahteraan.

(CT/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Yaaaakkiiinn namanya PDAM…?????? sdh layakkah untuk di konsumsi ???? atau cuma perduli dg tagihannya saja….sekali2 tuh di sidak…jangan cuma disebutkan anggaran ratusan milyar saja…???!!!!

News Feed