oleh

Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Barat Kunjungi Bayi Mengalami Atresia Rekti

Purnamanews.com, Meulaboh –Ketua tim Penggerak PKK pilu Dengan Bayi lahir tidak sempurna,dan bayi  tersebut sudah dirawat  di salah satu RS setempat selasa 15/06-2021

 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Barat Evi Juwinda merasa tergugah hatinya mendengar bayi perempuan yang lahir tanpa anus, bayi yang sudah berusia hampir dua tahun ini terpaksa dirawat khusus karena memiliki kelainan pada tubuhnya, ia mengalami Atresia Rekti atau kelainan sejak lahir sehingga bentuk rectum (bagian akhir usus besar ) sampai lubang anus umumnya terbentuk tidak sempurna.

 

“Setiap akan buang air besar, selalu menangis dan wajahnya memerah menahan sakit, sangat kasihan sekali melihatnya,” kata Desi Melia ibu si anak saat di kunjungi oleh oleh Evi Juwinda di rumahnya, 

 

Bayi perempuan yang lahir pada tahun 2019 yang lalu merupakan anak pertama dari ibu Desi melia, ia mengatakan bahwa putrinya tidak memiliki anus sejak lahir. Hal ini diketahui oleh mereka pada saat bayi tersebut akan buang air besar, anak tersebut selalu menangis.

 

 Akhirnya mereka mencari tahu dan didapati bahwa anak mereka tidak memiliki anus, dan buang kotoran melalui saluran kencingnya.

Ditambahkannya, bahwa mereka telah konsultasi dengan dokter anak dan menurut dokter anak tersebut harus dioperasi. Pasca operasi dirinya membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk perawatan putrinya.

 

Evi Juwinda usai melihat kondisi bayi ini mengatakan akan merujuk perobatan bayi tersebut ke Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh, ia berharap si anak mendapatkan perawatan medis yang baik sehingga kondisi si anak bisa berangsur pulih, harap nya

 

Dalam kunjungan tersebut Evi di damping Kadis Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaidah, ia meminta kadinkes ini agar memantau secara berkala kondisi si anak agar mendapatkan perawatan medis yang maksimal, ungkap Evi

Pada kesempatan tersebut, Evi juga memberikan bantuan tali asih kepada orang tuanya, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka selama mendapatkan perawatan di rumah sakit, tutup Evi.

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed