oleh

Ketua KSM GMBI Muara Gembong Desak Pemkab Bekasi, Untuk Atasi Petani Yang Di Landa Kekeringan.

PURNAMANEWS.COM,BEKASI – Banyaknya petani dan masyarakat yang dilanda kekeringan di Kab. Bekasi, khususnya ditiga Kecamatan, Yakni Kecamatan Sukawangi, Kecamatan Cabang Bungin dan Kecamatan Muara Gembong. Petani berharap pemerintah segera turun tangan membantu mengatasi kesulitan mereka yang saat ini tengah menanam padi pada musim tanam. Selasa (23/07/19).

Mereka berharap pemerintah mengambil langkah seperti melaksanakan Normalisasi untuk menaikkan air dibagi menjadi dua Sungai, yaitu Srengseng Hulu Sukatani sampai pintu Cikarang jati, dan Srengseng Hilir dari Sukatani ke Desa Pantai Harapan Jaya.

Dibuat pintu Air Cikarang Jati, Cikarang Bekasi Laut (CBL) Kecamatan Cikarang Utara, untuk di alirkan ke kali srengseng hilir yang letaknya paling ujung atau di wilayah Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong.

“Mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Bekasi Membuat Pintu Air karena fungsinya tidak maksimal itu. Supaya airnya dapat mengairi sawah-sawah petani. Khususnya yang berada di Kecamatan Sukawangi, Muara Gembong, dan Cabang Bungin yang pada Musim Tanam selalu kesulitan air untuk irigasi sawah,” ujar Aris, salah satu petani diKp Penombo Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong.

Ia mengatakan, ribuan hektar sawah di tiga Kecamatan dan empat Desa setiap memasuki Musim Tanam selalu dilanda kekeringan karena air irigasi sawah sudah habis mengairi sawah petani di tengah jalan.”Sudah lama para petani kesulitan air untuk tanaman padi,”ucapnya.

Disisi lain, Saripudin Ketua LSM GMBI Kecamatan Muara Gembong Mengatakan, Pemerintah Daerah harus melakukan tindakan agar petani tidak mengalami gagal panen akibat kekeringan Air serta masyarakat pun tidak sulit untuk mencari Air Bersih.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi khususnya Dinas Terkait, segera melakukan tindakan. Coba ke lokasi sini meninjau para petani yang mengalami kekeringan. Padahal dari Kalimalang Air tidak mengering dan gimana solusinya, jangan hanya diam saja, kasian para petani serta masyarakat yang membutuhkan Air. Apalagi khususnya masyarakat ini mayoritas mencari perekonomiannya di persawahan kasian kalau dia tidak menyawah (menanam padi) akibat dilanda kekeringan”,Ujar Ketua LSM GMBI Kecamatan Muara Gembong yang sering disapa Kipayung.

Lanjut, Kondisi demikian sudah berlangsung sekitar puluhan tahun belum ada Normalisasi dan sampai sekarang masih belum terealisasi. “Satu-satunya cara yang harus dilakukan saat ini adalah dengan memperbaiki pintu air yang kurang maksimal dan normalisasi, memasang titik persawahan di tiap-tiap Kecamatan, dengan sumber air dari Cikarang jati CBL”.tegasnya.

(Kabiro,Cemat/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed