oleh

Ketua AWNI Aceh Kritik Plt. Ketua PWI Aceh

 


PURNAMANEWS.COM, Banda Aceh –Selain Ketua Forum Wartawan Gayo, Ketua DPD Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Aceh, Nazarullah ikut mengkritik Pernyataan Plt. Ketua PWI Provinsi Aceh, Aidin NL.

Kritikan tersebut disampaikan oleh Ketua DPD AWNI Aceh, Nazarullah Senin, (29/4/2019), seiring adanya isu terkait ucapan Plt. Ketua PWI Aceh diacara Pelantikan Ketua PWI Kabupaten Aceh Tengah.

Plt. Ketua PWI Aceh diduga telah mengatakan, bahwa Wartawan yang tidak bergabung dengan Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah Wartawan abal-abal, Sabtu (27/4/2019) lalu.

Menurut Nazar, kalimat yang mengatakan “Wartawan yang tidak bergabung dengan Organisasi PWI adalah Wartawan abal-abal”, adalah seperti senjata serbu  Plt. Ketua PWI Aceh untuk menyerang lawan karena ketakutan. Tapi sayang ucapan tersebut sama halnya ingin mempertonton sebuah bentuk kepanikan seorang Pengurus Organisasi PWI kepada Organisasi Wartawan lain ke publik.

“Saya merduga Plt. Ketua PWI Aceh itu tidak mendukung hadir Organisasi Pers lain yang ikut menjadi bagian mitra kerja Pemerintah, buktinya Plt. Ketua PWI Aceh itu seperti panik dan ketakutan jika ada Organisasi Pers lain hadir di Indonesia. Dan yang harus ia ketahui, bahwa besar atau kecilnya rezeki wartawan dalam menjalankan tugasnya sebagai Jurnalis itu semua sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Esa. Jadi tidak perlu takut dan sentimen dengan wartawan dari organisasi lain” kata Ketua AWNI Aceh itu.

Disisi lain Nazar menyampaikan Visi-Misi  didalam Organisasi Aliansi Wartawan Indonesia (AWNI) yang sedang dibina di Aceh.

“Visi AWNI Pemersatu Wartawan diseluruh Indonesia, bukan pemecah persatuan Wartawan di Indonesia. Misinya, untuk menciptakan Wartawan yang profesional, independen, dan bermartabat serta menjalankan kode etik sesuai Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 sama seperti PWI,” ujarnya.

Atas ucapan Plt. Ketua PWI Aceh tersebut, sejumlah Wartawan di organisasi pers lain merasa sangat dirugikan dan berencana akan melaporkan Plt. Ketua PWI Aceh itu kepada pihak kepolisian atas pencemaran nama baik.

Menindaklanjuti hal tersebut,
Ketua Alinsi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Provinsi Aceh, Nazarullah selain mengecam keras perkataan Plt. Ketua PWI Aceh, ia juga meminta masalah itu jangan dibawa keranah hukum dan meminta agar Plt. Ketua PWI Aceh dapat mengahargai Wartawan lain yang tidak bergabung dengan PWI.

Nazar mengaku bahwa perkataan tesebut sangat bertolak belakang dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang selama ini dipegang oleh para jurnalis. Alasanya, “seharusnya abang kita yang menjabat sebagai Plt. Ketua PWI Aceh ini bisa menjaga lisannya bukan asal  ngomong.

Terkait ajakan untuk bergabung dengan organisasi PWI, Wartawan tentu punya alasan tersendiri.

Menurut Nazar, silakan wartawan bergabung di Organisasi Pers mana saja asalkan nyaman dan sejahtera.

“Saya berharap kalimat opini tidak baik itu dibumi hanguskan dari Lisan seluruh Ketua pengurus organisasi wartawan manapun supaya hubungan silaturrahmi dengan para pengurus organisasi Wartawan tetap terjaga” Tutup  Ketua AWNI Aceh itu.

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed