oleh

Kesiapan Ponpes Darul Mujahadah Prupuk Tegal Menyambut Kedatangan Santri Baru Sesuai Protokol Kesehatan

Purnamanews. Com– Prupuk. Dalam rangka penyambutan kedatangan santri baru pada tanggal 2-3 Agustus ke asrama , Ponpes Darul Mujahadah Prupuk Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal tetap menjaga kebersihan lingkungan pondok, efektivitas proses pendidikan dan pengajaran untuk lebih kondusif serta melindungi segenap santri,guru dan keluarga besar pondok pesantren Darul Mujahadah dari dampak penyebaran Covid-19 dengan memperhatikan perkembangan dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan.Selasa (4/8/2020)

 

Saat ditemui jurnalis Purnamanews salah seorang pengurus Ponpes Darul Mujahadah Ustad Ismail Marzuki menjelaskan, ” sudah dilakukan pengecekan kesiapan pondok dalam menyambut kedatangan santri oleh gugus Covid-19 Prupuk Utara,Pukesmas setempat dan Kapolsek Margasari, ”

 

Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 agar tidak masuk ke pesantren,semua warga pesantren dan secara khusus santri baru yang datang ke asrama untuk mengikuti semua aturan dan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Salah satunya  dengan melakukan Isolasi atau Karantina mandiri di rumah selama 14 hari sebelum berangkat ke pondok pesantren.

 

Lebih lanjut dipaparkan oleh Ustad Khaerudin ketua gugus Covid-19 tim pondok pesantren Darul Mujahadah,” Bahwa tahapannya, sebelumnya diadakan kebersihan lingkungan, kamar santri baik putra maupun putri,kamar mandi dan semua lingkungan pesantren sudah dilakukan penyemprotan disinfektan pengepelan dan lain sebagainya serta Konsultasi dengan pihak dinas Kesehatan terdekat Pukesmas Kesambi, ” Ungkap Ust. Khaerudin.

Setelah semua siap santri masuk secara bertahap, tahap awal santri paling senior yang naik kelas enam masuk pada tanggal 19 Juli 2020 dan ada kegiatan yudisium, sesuai protokol kesehatan, walisantri tidak bisa masuk ke Pesantren hanya sampai gerbang bagi santri lama kecuali santri baru karena pertimbangan secara psikologis untuk santri baru adanya rasa kasihan yang harus dilepas. Itu saja dibatasi hanya dua orang dengan waktu selama tiga puluh menit.

Selanjutnya ada sekrining yaitu pertanyaan riwayat perjalanan,suhu tubuhnya diukur, bawa masker berapa dan wajib menggunakan masker. Membawa surat keterangan sehat dari dokter, “Papar Ust. Khaerudin.

( Fe / red  )

 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed