oleh

Kementerian Perdagangan (MENDAG) Kunjugi Pasar Pidie

PURNAMANEWS.COM,PIDIE -Kementerian Perdagangan berkomitmen mengawal ketersediaan dan harga
barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang puasa dan lebaran 2019. Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat meninjau Pasar Induk Kramat Dalam Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, pada hari ini, Senin (25/03/19).

“Kunjungan ini merupakan bagian dari arahan Presiden Jokowi untuk meninjau pasar, baik kondisi fisik
maupun komoditas yang dijual. Hal ini untuk menjaga ketersediaan stok dan menghindari lonjakan harga bapok menjelang puasa dan lebaran,” ujar Mendag.

Menurut Mendag, perkembangan stok dan harga bapok di pasar tersebut relatif stabil. Beras premium dijual dengan harga Rp11.000—12.000/kg, gula Rp12.000/kg, minyak goreng curah Rp10.000/lt, telur ayam Rp17.000/kg, cabe merah besar Rp22.000/kg, cabe rawit merah Rp23.000/kg, cabe merah
keriting Rp24.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, dan bawang putih Rp24.000/kg.Sebelumnya, Kemendag telah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bapok menjelang puasa dan Lebaran di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (20/03/19).

Rakornas ini merupakan langkah pemerintah untuk mengidentifikasi kesiapan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, dan pelaku

usaha dalam menjaga stabilitas harga barang pokok menjelang bulan puasa dan Lebaran.

Pada kesempatan ini Mendag juga menyampaikan, dalam pembangunan pasar, Pemerintah tidak hanya membangun fisiknya saja, tetapi juga para pedagang di dalamnya. Untuk itu, Pemerintah akan mempersiapkan pembinaan kepada para pedagang agar mampu meningkatkan usahanya. Salah
satunya dengan membuka akses kredit usaha rakyat (KUR).

“Pemerintah akan persiapkan pembinaan kepada para pedagang untuk meningkatkan kapasitas
sekaligus mendapatkan kemudahan akses untuk KUR, sehingga usahanya bisa lebih maju lagi,” pungkas Mendag.

Pasar Induk Kramat Dalam Kota Sigli merupakan salah satu pasar utama di Kabupaten Pidie, Aceh. Di pasar ini terdapat sekitar 350 kios pedagang yang menempati lahan seluas 18.000 m²

(Iskandar )

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed