oleh

KEMENAG KAB. MAROS MENGADAKAN BIMBINGAN PENCEGAHAN MENIKAH MUDA

PURNAMANEWS.COM, MAROS– Mengingat angka perceraian setiap tahun meningkat akibat banyaknya anak menikah di bawah umur.

Kementerian Agama Kab. Maros, mengundang para sekolah. Khususnya, yang ada di Kab. Maros untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak sekolah. Bertempat di Masjid Al Markas Al Islami Kab. Maros. Kamis (22/11/18).

Dalam UU no 1974 pasal 7 tentang perkawinan. Dalam UU pernikahan usai muda di lakukan ketika seseorang, baik laki laki ataupun perempuan yang belum mencapai usia minimal, untuk suatu perkawinan yakni 16 tahun untuk wanita dan 19 tahun pada pria.

“Berdasarkan data dari United Nations Development Economi and Social Affairs (UNDESA), Indonesia merupakan salah satu negara dengan kejadian pernikahan dini yg tergolong tinggi yaitu sebesar 34%. Selain itu, dari KPAI sendiri mengurutkan 6 provinsi dengan pernikahan anak tertinggi di Indonesia di antaranya, 34,2% Sulawesi Barat, 33,21% Kalimantan Selatan dan Barat, Sulawesi Tengah sebesar 31,92%,” ungkap Syamsul Khalik.

Adapun nama nama sekolah yang hadir dalam acara ini

  1. Ma Ddi Alliritenggae
  2. Ma Ainus Syamsi
  3. Ma Sehati Btn Nusaidaman
  4. Ma Hj Hania
  5. Ma Al Wasi
  6. Ma Yadi
  7. Ma Cambalagia
  8. Sma Ddi Alliritenga
  9. Ma Nahdatul Ulum Soreang
  10. Ma Al Irsyad

Dengan total siswa yang hadir, berjumlah 372 siswa. Dan, nama yang menyampaikan materi saat acara berlangsung Drs. H Syamsuddin Mag.irham, Ria dari Pengadilan Agama, Sri Darmayanti dari Kesehatan, H Syamsul Khalik Ketua MUI Kab. Maros. (Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed