5.098 views
oleh

Kejati Segera Periksa Oknum Kades SDL Muara Enim, Dugaan Korupsi Dana Desa

PURNAMANEWS.COM – MUARA ENIM. Menindak lanjuti surat dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Sum-Sel nomor: R/366/DPD-SUM-SEL/BPAN-A1/VII/2019 Tanggal 2 Juli 2019 yang ditujukan Kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan perihal tersebut pada Pokok Surat yang intinya berisikan Tentang adanya dugaan Indikasi Penyelewengan Keuangan Desa Tahun Anggaran 2016, 2017, 2018 diwilayah Kabupaten Muara Enim yang tidak sesuai dengan realisasinya.

.
Sejauh ini kejaksaan negeri Muara Enim belum menindak lanjuti secara serius apa yang menjadi pengaduan DPD Aliansi Indonesia Provinsi Sum-Sel, padahal Ketua DPD Aliansi Indonesia Provinsi Sum-Sel Syamsudin Dj Aliansil telah melaporkan kepada Kajati Sumatera Selatan melalui Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk menindak lanjuti laporan DPD Aliansi Indonesian Sumatera Selatan selambat-lambatnya 30 hari seterimanya surat yang disampaikan kepada Kajari Muara Enim Sumatera Selatan, yang ditembuskan Kepada :

1. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
2. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (1 dan 2 sebagai laporan).
3. Asisten Tindak Pidana Khusus Kajati Sumatera Selatan.
4. Asisten Pengawasan Kajati Sumatera Selatan.

Prsyarat yang menjadi dasar dilakukannya pelaporan terhadap Kades Muara Dua Kecamatan Semende Darat Laut (SDL) adalah berdasarkan sumber yang didapat, dan fakta dilapangan. sehingga DPD Aliansi Indonesia Menganggap Perlu untuk menindak lanjuti pelaporan tersebut Kepada Instansi yang berkepentingan akan permasalahan tersebut dalam hal ini Kejaksaan Negeri Muara Enim ataupun Kepolisian atau Polres Muara Enim, berdasarkan data yang dimaksud, yang di uraikan dibawah ini ;
– Sebagai data pendukung Pengaduan Desa Muara Dua Kec. SDL dimulai Tahun 2016 +/- Rp. 600.000.000
Diduga Modus Pekerjaan Pekerjaan Fiktif sebagai berikut :
Siring pasangan yang lama, Siring yang sudah ada di servis dengan cara di plester ulang dengan alasan perbaikan, setelah diservis/perbaikan dengan cara melester, Siring tersebut kelihatan seperti baru 100% . Lokasi Siring tersebut pinggir jalan Desa, dari fakta yang ada pengunaan Desa senilai Rp.600.000.000, diperkirakan hanya digunakan tidak lebih dari Rp. 200.000.000, belanja yang lainnya tidak diketahui. Indikasi nilai Korupsi sekitar Rp. 400.000.000, oleh karena modus ini aman, tidak ada yang protes dan mengetahuinya.

Berlanjut ke Dana Desa Tahun Anggaran 2017, Data pendukung pengaduan Desa Muara Dua SDL, Dana Desa +/- 1.000.000.000, alasan perbaikan setelah diservis/perbaikan dengan cara melester jalan setapak, seperti baru 100%, dimana lokasi persawahan masyarakat. Membangun jalan setapak baru titik dengan panjang +/- 150 Meter, lebar 1,20 cm, dan jalan setapak samping pagar SMK.

Belanja Non fisik tidak ada Masyarakat Desa mengetahui dibelanjakan untuk apa dan berapa.
Dari Dana Desa Rp. 1.000.000.000, pekerjaan yang dikerjakan belanja Non Fisik, dana pemberdayaan berkisar Rp. 400.000.000, tidak ada yang mengetahui untuk apa dan berapa?

Dari total Rp. 1.000.000.000, Dana Fisik Rp. 500.000.000, juta hanya itu yang dikerjakan, dari fisik Indikasi kerugian negara tidak kurang Rp.300.000.000, juta diperkirakan ini menjadi keuntungan Kades Pribadi.

Indikasi kerugian Negara dari belanja fisik Mark Up Biaya Rp. 300.000.000, belanja Non fisik Rp. 400.000.000, tidak direalisasikan total berkisar Rp. 700.000.000. Kondisi ini pun aman, tidak ada protes dan berlanjut di Dana Desa Berikutnya Tahun 2018.

Data Pendukung Pengaduan Desa Muara Dua Kec. SDL, Dana Desa +/- Rp. 1.400.000.000. Peekerjaan membangun jalan setapak bukan untuk umum tetapi membangun jalan setapak untuk kepentingan pribadi, dimana jalan tersebut hanya untuk menuju tanah kebun Milik Kades sekeluarga.

Pemasangan 10 titik lampu dengan tenaga Surya, perkiraan harga satu lampu sekitar 3-4 juta Rupiah, lebih kurang Rp. 50.000.000.

Pekerjaan pemasangan pipa air bersih tidak dilaksanakan, tapi dananya sudah cair tapi disimpan di Bank berkisar Rp. 200.000.000, dengan alasan menunggu tambahan dana tahun 2019, dalam LPJ laporan 2018 semua dana terealisasi.
Belanja non fisik dengan Anggaran Rp. 600.000.000, terindikasi tidak direalisasikan. Terindikasi dari dana belanja untuk Sisik Rp. 600.000.000, di realisasikan tidak lebih dari Rp.300.000.000, dan Rp. 300.000.000, untuk fisik terindikasi di Korupsi dengan bermacam-macam modus.

Dari belanja dana Desa Non fisik berkisar Rp. 600.000.000, terindikasi tidak di realisasikan, ini menjadi Korupsi luar biasa ditingkat Kepala Desa.
Terindikasi Kerugian Negara dari Anggaran tersebut diuraikan sebagai berikut : Mark Up Angggaran fisik sekitar Rp. 300.000.000, Korupsi Non fisik Rp. 600.000.000, sisa biaya lainnya tidak diketahui, jadi Indikasi Korupsi Dana Desa Tahun 2018 berkisar Rp. 800.000.000.

Indikasi Kerugian Negara Dari Dana Desa Tahun 2016, 2017, 2018 diperkirakan tidak kurang dari Rp. 1.300.000.000, s/d Rp. 1.500.000.000, Miliar.

Modus Penyalahgunaan Dana Desa ini juga aman, tidak ada protes, dan pun ada yang memberikan laporan ke Kejaksaan Negeri Muara Enim sepertinya tidak ada tanggapan, bahkan Informasi dari oknum Kades ,Kejaksaan dan Kepolisian sudah terima Vie dari forum Kepala Desa, dengan demikian Kepala Desa tidak takut dilaporkan Ke Kejaksaan Dan Polres Muara Enim.

Sampai saat ini Kades Muara Dua Kec. SDL tak tersentuh sedikit pun Oleh Hukum, bahkan beliau pun menurut berita yang di dapat sekarang terpilih menjadi Anggota Dewan dari salah satu partai Kontestan Pemilu Muara Enim, besar harapan masyarakat sebelum dilantik menjadi Anggota Dewan beliau dapat di proses secara hukum, untuk dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam merugikan keuangan Negara.

Dari keterangan yang di dapat dari Sumber kami, yakni Syamsudin Djoesman dan rekan-rekannya siap memberikan keterangan, serta menghadirkan orang – orang yang mengetahui dengan jelas akan permasalahan di atas, sehingga permasalahan ini dapat secara jelas dan akuntabiltasnya dapat dipertanggung jawabkan dihadapan publik dan dimata Hukum.

(KBA/TR)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed