oleh

Kegiatan Pencegahan Dan Penanganan Stunting Di Desa Pattirodeceng Camba Dihadiri 3 Pemateri

Maros – Bertempat di Aula kantor Desa Pattirodeceng telah dilaksanakan Kegiatan Pencegahan dan Penanganan Stunting. Hadir dalam kegiatan ini Asfar Amas selaku Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar P3MD Kab. Maros (TA PSD P3MD) dan Ahmad, S. Pd Selaku Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Camba. Acara ini dilaksanakan dari jam 09.00-14.30 WITA.Rabu (07/04/2021).

Dalam kegiatan ini ada 3 Pemateri yaitu Asfar Amas pemateri dari Kabupaten, Nurhidayah dari puskesmas Camba dan Reski Pebriani selaku Ahli Gizi.

Stunting adalah masalah Gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karna asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia 2 tahun. Sementara itu data anak yang terindikasi stunting di desa pattirodeceng sebanyak 16 orang.

Peserta kegiatan terdiri dari 33 orang yang meliputi Kader Posyandu, Kader pemberdayaan Masyarakat dan ibu ibu yang berdomisili di Desa Pattirodeceng.

Dalam sambutannya Abdul Kadir selaku kepala Desa Pattirodeceng berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik dan ini merupakan tugas dan tantangan untuk kita semua dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting di Desa Pattirodeceng.

“Ini adalah tugas kita semua saya selaku pemerintah desa memohon dukungan kepada semua pihak dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting di desa ini”, ucapnya.

Ahmad Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Camba menyampaikan”Kami sangat apresiasi kepada pemerintah desa Pattirodeceng atas perhatian memberikan perhatian berupa pemberian makanan tambahan Khusus kepada 16 anak yang teridentifikasi Stunting dan 5 ibu hamil di Desa Pattiro Deceng sebagai tindak lanjut dari kegiatan kemarin. Pemberian makanan tambahan akan di berikan selama 7 bulan kedepan dan akan dilaksanakan kontrol tiap bulan. Ini adalah bentuk usaha dari pemerintah desa dalam rangka penurunan angka stunting dan pencegahannya. Kegiatan pencegahan dan penanganan stunting dan pemberian makanan tambahan khusus ini di anggarkan melalu Dana Desa tahun anggaran 2021″,Ujarnya.

Talla

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed