oleh

” Kanda Tanda”, Buku Karya TPH,Teguh Puji Harsono Budayawan Asli Tegal

Purnamanews – TEGAL.  Covid-19 atau Virus Covid menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap perekonomian, kesehatan dan juga kebudayaan.Tentu saja harus ada upaya pemerintah untuk menyelamatkan warganya dari ancaman Covid-19. Di tengah situasi pandemik covid-19 ini Teguh Puji Harsono (TPH), budayawan asli Desa Dukuhsalam Kecamatan Slawi justru menulis dan mencetak buku dengan judul, Kanda Tanda yang pada tanggal 4 Oktober 2020 pukul 21.00 WIB live on air di Radio Slawi 99, 3  FM dengan host Bung TW.Senin (5/10/2020)

 

Di paparkan oleh Teguh, judul buku dalam Bahasa Tegal,  Kanda artinya cerita, Tanda artinya tanda,  jadi Kanda Tanda adalah Cerita adanya sebuah tanda tanda.

Masyarakat pada umumnya telah memiliki sistim komunikasi dengan simbol-simbol yang harus dimengerti seperti tanda alam yang harus dipahami sehingga masyarakat akan mengetahui suatu bahaya dan dapat terselamatkan dari suatu marabahaya serta tidak akan tergilas.

Ditanya mengenai ide judul buku Teguh menjelaskan lebih lanjut, “seringnya diskusi Kebudayaan-kebudayaan di Tegal selalu bersifat parsial tidak bicara pada suatu tema yang  utuh, contoh tentang kenakalan ramaja, yang selalu dibicarakan adalah peristiwanya bukan latarbelakang, tidak mengungkap sisi spiritual dibelakangnya dan kalau ini tidak dipahami, tidak mungkin ada revolusi mental dalam soal kebudayaan. Inti dari buku ” Kanda Tanda ”  adalah mengajak untuk memahami bahwa Kebudayaan adalah cita rasa karsanya manusia dan punya latar belakang kosmologi.Adanya orang di gunung mencangkul karena tidak ada laut jangan dilihat mencangkulnya, papar Teguh.

( Fe/red )

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed