oleh

Jumari : Sering Terjadi Intimadasi Terhadap Rekan Wartawan Dalam Peliputan

Purnamanews.com – Jakarta. Dalam satu minggu ini banyak hal dan kejadian yang terjadi di negeri tercinta yaitu Indonesia, terutama dalam hal pengesahan RUU KUHP oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pusat yang banyak di tentang oleh banyak elemen yang ada di negeri ini, sehingga terjadi gelombang masa Mahasiswa seluruh indonesia dengan melakukan aksi turun kejalan (Demo), untuk menolak keputusan pemerintah dan DPR- RI untuk mengesahkan RUU KUHP, yang di anggap ada sebagian pasal yang merugikan rakyat dan lembaga terkait.

Dalam aksi turun ke jalan para Mahasiswa dan Masyarakat, terjadi benturan antara Mahasiswa dan Aparat Kepolisian Republik Indonesia, yang di liput oleh sejumlah rekan Jurnalis/Wartawan.

Dan dari beberapa info yang di dapat, bukan hanya terjadi benturan antara mahasiswa dan aparat kepolisian, yang menjadi anarkis, menurut info di lapangan, banyak juga rekan-rekan jurnalis yang meliput di lapangan di perlakukan tidak baik oleh oknum dari pihak aparat kepolisian, dengan cara mengintimidasi dan melarang rekan-rekan wartawan untuk meliput aksi para mahasiswa di beberapa daerah, seperti contoh di daerah Sulawesi Tengah “Polisi Rampas Kamera dan Hapus Rekaman Jurnalis TVRI Sulteng”

Pemimpin Redaksi dari media on line purnamanews.com, bang Jumari, dalam hal ini sangat menyesalkan perbuatan oknum dari pihak kepolisian, yang telah melakukan tindakan intimidasi kepada rekan-rekan jurnalis di lapangan yang meliput aksi demo turun kejalan para mahasiswa menentang RUU KUHP yang mau di sah kan oleh DPR- RI dan Pemerintah.

“Bang Jumari menjelaskan bahwasannya, tidak ada dan tidak boleh siapapun baik dari pihak pemerintah, aparat keamanan, dan pihak lain, untuk menghalang – halangi atau mengintimidasi rekan-rekan jurnalis dalam kerja dan peliputan di lapangan, sesuai dan mengacu pada UU Pers No 40 Th.99 terutama pasal 18 ayat 1,”ujarnya.

Kembali dalam hal di atas, Jumari sebagai Pimred media on line purnamanews.com, sangat menyayangkan kejadian yang sering di alami oleh rekan-rekan jurnalis di lapangan selalu mendapatkan perlakuan yang tidak baik di lapangan,”inilah peran penting Dewan Pers sebagai lembaga pers untuk sering mensosialisasikan kepada pihak-pihak terkait, seperti apa peran para wartawan dan perlindungan kepada wartawan mengacu pada UU Pers No.40 Th.99, agar tidak ada lagi kejadian seperti hal di atas,”jelasnya.

Andy/Red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed