oleh

JARA : DESAK PBB SELESAIKAN KASUS PEMBANTAIAN ETNIS MUSLIM UIGHUR

Sigli – Purnamanews
Berdasarkan laporan dari Wall Street Jounal , telah terjadi penyiksaan , Diskriminasi , dan pelarangan menjalankan agama terhadap etnis Uighur di Xijiang, China , Senin , 23/12/2019

Dalam konteks hak asasi manusia, jaminan hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan terdapat di dalam Pasal 18 Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR)

Sedangkan cakupan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan merujuk pada Komentar Umum (General Comments) No. 22 yang dikeluarkan oleh Komite Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (“PBB”) terkait Pasal 18 ICCPR. Pasal 18 melakukan pembedaan dengan melihat dimensinya, yakni membedakan kebebasan berkeyakinan, dan beragama atau berkepercayaan, dan kebebasan untuk menjalankan agama atau kepercayaannya. Pembedaan tersebut didasarkan pada rasionalitas bahwa, pertama, dimensi individual yang tercermin dalam perlindungan terhadap keberadaan spiritual seseorang (forum internum) termasuk di dalam dimensi ini adalah memilih, mengadopsi, dan memeluk agama dan keyakinan. Kedua, dimensi kolektif tercermin dalam perlindungan terhadap keberadaan seseorang untuk mengeluarkan keberadaan spiritualnya dan mempertahankannya di depan publik (forum externum).
Ketua DPP LSM- JARA Iskandar Ar.Rahman S.Pd
Mengutuk keras penindasan dan pelanggaran terhadap Ummat Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang China
Iskandar juga mendesak agar Perserikatan Bangsa Bangsa ( PBB ) segera menyelesaikan kasus tersebut secara konsisten dan serius serta memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku .
Iskandar juga menyerukan Negara yang berpenduduk mayoritas Islam di seluruh dunia salah satu nya Indonesia untuk menyuarakan aksi kepedulianya terhadap ummat muslim Uighur yang terus mengalami penyiksaan di Provinsi Xinjiang ,China .
Menyoroti Bahwa Hak Asasi Manusia dan Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik melingdungi kebebasan beragama bagi umat manusia( Redaksi )

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed