oleh

HRS: Itu Hak Konstitusinya, Tapi Jangan Lagi Ada di Kapal Perjuangan Kami

[caption id="attachment_644" align="alignnone" width="448"] Habib riziek sihab[/caption]

PURNAMANEWSTokoh Front Pembela Islam Habi  Rizieq Shihab menyerukan umat Islam agar tidak mendukung atau bergabung dengan partai pendukung penista agama. Imam Besar Front Pembela Islam ini juga melarang adanya dukungan bagi kelompok yang dinilai penyokong pembubaran ormas Islam dan pelaku kriminalisasi ulama.

Jika ada yang memilih bergabung dengan mereka, Habib Rizieq mempersilakan agar tak lagi berada di kapal perjuangannya.

“Karena itu hak konstitusinya. Tapi, jangan lagi ada di kapal perjuangan kami,” kata Habib Rizieq.
“Saya selalu menyerukan umat islam untuk bersatu menenggalamkan mereka,” kata Habib Rizieq di akun twitternya @RizieqSyihabFPI.

Baca Juga: Mardani Ali Sera: Sejumlah Fakta Terkait Dengan Aksi Teror Molotov jelas-jelas Diarahkan Ke Dirinya 

Habib Rizieq mengatakan jika ada pengurus atau anggota FPI, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa, atau Persaudaraan Alumni 212 atau tim pengacara, atau elemen gerakan aksi bela islam lainnya yang bergabung dengan mereka, maka harus dihormati pilihannya.

Meski tak menyebut nama, sebelumnya salah satu pengacara Rizieq, Kapitra Ampera diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai salah satu calon legislatif untuk Pemilu 2019. Kapitra akan bertarung di daerah pemilihan di Sumatera Barat.

Kapitra sebelumnya menyatakan telah meminta pendapat Habib Rizieq terkait pencalonan dirinya ini. Ia telah menghubungi Habib Rizieq namun belum direspons.

Kapitra juga menyatakan, meski dicalonkan oleh PDIP, ia tetap setiap mendukung Habib Rizieq untuk menjadi presiden.

“Ini kan pencalegan, saya ingin Habib Rizieq Shihab jadi presiden,” kata Kapitra kemarin.

(rn/red)

Baca Sumber

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed