oleh

Hasil Operasi Pangan Segar Dan Olahan Senilai Rp 6 miliar Tahun 2019

PURNAMANEWS.COM,JAKARTA – Penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dari badan POM pusat, 33 balai besar / balai pengawas obat dan makanan (BBPOM/BPOM) dan 40 BPOM di kabupaten/Kota serta direktorat jenderal bea dan cukai dan Kementerian pertanian, serentak melakukan pemeriksaan,penggeledahan,penyitaan, dan penindakan terhadap sarana produksi dan distribusi dan sarana pangan segar dan pangan olahan di seluruh Indonesia pada tgl 15 February – 31 Maret 2019.

Selama 6 Minggu tersebut petugas berhasil menyita 1.606 item (826.929 Pisces) pangan segar dan pangan olahan tanpa izin edar / ilegal dan tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan dari 425 sarana yg d periksa dengan nilai keekonomian mencapai lebih dari 61 miliar rupiah.

Kepala badan POM RI, Penny K. Lukito saat konferensi pers menyatakan “kegiatan penggeledahan dan penindakan yg d lakukan bersama lintas sektor ini merupakan bagian dari operasi Opson VIII-2019 yang dikoordinir oleh international kriminal polifenol organizaton (ICPO) Interpol.”

“Dalam Opera Opson VIII-2019 ini banyak d temukan Snack (biskuit, wafer,dll) yg sudah kadaluarsa kemudian d kemas ulang oleh oknum yg tidak bertanggung jawab.” Modusnya pelaku mengemas ulang produk,pelaku kemudian mengganti tanggal kadaluarsa.

Selain itu ditemukan juga 1000 drum minuman beralkohol yg d produksi secara ilegal d daerah Jakarta barat.

Hasil temuan hasil operasi Opson ini, akan kami tindak lanjuti secara pro-justitia. Badan POM memastikan setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan yg berlaku.

(Bonin)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed