oleh

GP Ansor Kota Kupang  Amankan Pawai Ogoh-ogoh

Kota Kupang-NTT – Purnamanews.com. pawai Ogoh-ogoh yang dirayakan  Perhimpunan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, (6/3) siang  di seputaran jalan Frans Seda, Kota Kupang telah usai, ribuan jemaat Hindu yang ada di kota Kupang terlibat langsung dalam acara tahunan PHDI NTT itu.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore bersama jajaran pejabat di lingkup Kota Kupang pun tampak hadir dan terlibat langsung dalam pawai yang mengambil titik star dari Bundaran Tirosa sampai finish di Patung Kirab. Ribuan masyarakat kota Kupang terlihat berbaris berjejeran di sepanjang jalan  Frans Seda untuk menyaksikan jalannya  pawai Ogoh-ogoh.

Seperti pada umumnya berbagai kegiatan besar, pastinya pengamanan dari aparat kepolisian, Namun, uniknya Pawai Ogoh-ogoh di kota Kupang yang dibuka Wali Kota Kupang mendapatkan bantuan pengamanan ekstra dari  organisasi keagamaan GP Ansor kota Kupang.

Pimpinan GP Ansor Kota Kupang, Ichsan Pua Upa yang di temui media ini di sela-sela pengamanan menjelaskan bahwa GP Ansor  adalah organisasi sayap dari agama Islam selalu terlibat dalam mengamankan setiap kegiatan keagamaan yang ada di kota Kupang.

Lanjut Ichsan, Tujuan keterlibatan GP Ansor dalam setiap kegiatan keagamaam adalah untuk memelihara budaya toleransi beragama di provinsi Nusa Tenggara Timur. provinsi NTT menurut Ichsan adalah nusa toleransi tertinggi maka perlu adanya pemeliharaan terhadap kemajemukan dan keberagaman yang ada di NTT.

GP Ansor kota Kupang, lanjut Ichsan selalu terlibat dalam  kegiatan keagamaan yang ada di NTT seperti kegiatan perayaan hari raya agama katholik, Hindu, Budha dan  Kristen Protestan. GP Ansor selalu terlibat untuk memberikan dukungan maupun keamaan secara sukarela.

“Kemajukan dan keragaman di NTT perlu dirawat, siarkan ke dunia bahwa NTT adalah daerah toleransi tertinggi di Indonesia.” Tandasnya.

Ichsan menambahkan, Ada puluhan anggota GP Ansor yang terlibat dalam pengamanan pawai Ogoh-ogoh PHDI. Selain terlibat dalam pengamanan,  Ada juga puluhan anggota GP Ansor yang terlibat dalam pawai Ogoh-ogoh.

Ichsan berharap lewat pawai Ogoh-ogoh itu menjadi moment kampanye keberagaman yang perlu di pelihara di Nusantara, kesatuan dan persatuan sangat penting untuk mengangkat nilai-nilai Pancasila yang kian hari kian digerogoti.

“Harapannya kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye keberagaman yang perlu di pelihara di Nusantara, karena kesatuan dam persatuan itu penting untuk mengangkat nilai-nilai Pancasila.” Ujarnya.

Kabag Ops Polres Kupang Kota, Ongko Triatmodjo mengatakan bahwa pihaknya menurunkan  3 platon atau setara dengan 120 personil dari Polres Kupang Kota untuk mengamankan Festival Pawai Ogoh-ogoh. Menurut Ongko, Fokus pengamanan di lokasi upacara di Bundaran PU sebagai titik star dan tersebar sepanjang jalan Frans Seda Menuju Patung Kirab sebagai titik finish.

“Ada 3 platon personil dari Polres Kupang Kota yang kita turunkan untuk pengamanan kegiatan ini, kita juga lakukan rekayasa laulintas sehingga lalulintas tetap berjalan lancar.” Jelasnya. (Red/Tim)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed