oleh

Gelar Press Release, Ini Kasus Yang Ungkap Di Wilayah Hukum Polres Pidie

PURNAMANEWS.COM – Aceh, PIDIE. Kepolisian Resor (Polres) Pidie, mengelar press release pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Pidie, berlangsung di saung Media Center Mapolres Pidie, Senin (13/2/2019).

Acara Conference Pers tersebut di Pimpin langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, di dampingi oleh Waka Polres Pidie Kompol Iskandar A, Kabag Ops Polres Pidie Kompol Juli Effendi, Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi, dan Kasat Resnarkoba Polres Pidie yang diwakili oleh KBO Sat Resnarkoba Ipda Asyari.

Kapolres Pidie Andy Nugraha Setiawan Siregar, mengatakan ada sebanyak 54 kasus kriminal ditangani Polres Pidie selama bulan Januari 2019.

“Dari 54 kasus tersebut sudah dilakukan penyelesaian sebanyak 27 kasus. Tahun ini ada penurunan dibandingkan tahun lalu,” ujar Andy kepada wartawan

Andy menjelaskan, Tahun sebelumnya, ada sebanyak 72 kasus kriminal ditangani Polres Pidie, di bulan yang sama.

“Dari 72 kasus tersebut sudah dilakukan penyelesaian sebanyak 40 kasus di bulan Januari tahun 2018,” kata Andy

Andy juga mengatakan kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas), yang ditangani Polres Pidie sepanjang bulan Januari 2019 sebanyak 33 kasus. Akibatnya, 11 orang korban meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat dan 56 korban menderita luka ringan dalam kasus Lakalantas tersebut.

“Sedangkan untuk penyelesaiannya, kasus sebanyak 18 kasus ini masih dalam sidik, 3 kasus sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), 7 kasus di SP3 dan lima kasus diselesaikan secara Selra/ADR,” katanya.

Sedangkan untuk penanganan kasus narkoba yang ditangani Satresnarkoba Polres Pidie, di bulan Januari 2019 sebanyak 12 kasus. Kasus ini terdiri dari tiga kasus Ganja dan sembilan kasus narkotika jenis Sabu.

“Ada 4 orang tersangka untuk kasus ganja, dan 13 tersangka dalam kasus sabu. barang bukti yang disita petugas dari tangan tersangka narkoba jenis ganja seberat 27,79 gram dan 4,765,16 gram narkoba jenis sabu,” tambah Andy

Andy juga mengagatakan, ada lima (5) kasus yang menonjol dalam kasus kriminalitas tersebut.

Salah satunya, Penangkapan pelaku dagang pupuk subsidi ilegal di Tahun 2019, oleh pedagang Gampong Riweuk, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie oleh tersangka JA, 47 Tahun.

Dari tangan tersangka JA, Petugas berhasil mengamankan barang bukti jenis pupuk bersubsidi sebanyak 107 sak dengan berat 50 Kg di tempat penyimpanan pupuk miliknya, di Gampong Riweuk, Kabupaten Pidie, Rabu (02/2019).

Andy menjelaskan, Dari jumlah 107 sak pupuk, terdapat tiga nama pupuk yang dijual JA.

“Rinciannnya, Nama Pupuk Urea sebanyak 80 sak, Pupuk Phonska 26 sak dan Pupuk ZA sebanyak 1 sak. Beratnya sama-sama 50 Kg,” kata Andy.

Kedua, Pengungkapan terhadap pencurian 4 Baterai Mobil di Gampong Cot Trieng Paloh Kec. Padang Tiji.

Ketiga, Pengungkapan kasus pencurian padi di kilang padi Gampong Cot Nuran Kecamatan Keumala.

Keempat, Penangkapan kasus ilegal Logging di Kawasan Hutan Lindung Pegunungan Geumpang. Kelima, kasus penangkapan terhadap pelaku dugaan penipuan di Kacamatan Pidie. (Nazar/Red)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed