oleh

FAMe Ajarkan Literasi Opini untuk Mahasiswa dan Dosen.

Meulaboh (Purnamanews) –  Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Meulaboh kembali melatih para dosen dan mahasiswa berupa teknik menulis jurnal dan opini yang ke 20 di Seulawah Coffee Meulaboh, Minggu  (12/19/2019).

Pelatihan ini menghadirkan Pembina Forom Aceh menulus Aceh Yarmen Dinami juga sebagai Redaktur Serambi Indonesia Banda Aceh. Dalam kesempatan itu Yarnen mengatakan, dalam menulis baik itu jurnal, opini, dan artikel, memerlukan cara dan metode. “Secara definisi tulisan opini, esai, dan artikel itu sama, yakni pandangan, pendapat atau anggapan seseorang terhadap suatu masalah, jadi semunya berdasarkan interprestasi semata.

 

Menulis itu perlu memiliki tujuan dan target, mencatat ide, revisi, dan memperhalus tulisan dan lainnya. Ini langkah-langkah yang perlu diperhatikan, dalam menulis apalagi bila kita menulis jurnal dengan tulisan bisa dipublikasi oleh penerbit baik secara nasional maupun internasional,” katanya.

 

Ia juga menyampaikan, untuk menjadi penulis profesional harus punya ide dan gagasan yang harus dituangkan dalam bentuk tulisan baik dalam opini, artikel, jurnal maupun buku referensi mahasiswa. Bagi akademisi, wartawan, atau pencinta literasi, aktivitas menulis memungkinkan mereka dikenal orang melalui karyanya.

 

“Melalui menulis, selain mengenalkan di­rinya sendiri, juga dapat memperkenalkan lingkungan dan daerah dengan mempromosikan daerahnya ke media massa. Seperti menulus Jurnalisme  Warga sebagai menggambarkan fakta yang ada di lapangan untum di angkat di media.

 

Bagi Dosen dan mahasiswa yang memiliki jiwa menulis, tetapi masih terkendala di berbagai hal, maka dianjurkan harus bisa membaca karya penulis hebat bagaimana mereka bisa menulis terkenal,” kata Yarmen. Menulis opini dan artikel diperlukan ideologi, tema, pe­ristiwa ataupun gagasan lain yang sifatnya lebih kontektual sehingga gagasan itu bisa di publikasi dalam media massa karena issu  yang diangkat adalsh baru serta sedang populer.

 

Koordinator Forum Aceh menulis  Chapter Meulaboh, menurut Muhsinuddin. M M  mengungkapkan, pelatihan ke-20 ini bertema “Menulis opini dan jurnal di Media Massa”. Bertujuan agar dosen dan mahasiswa serta anggota FAMe Chepter  Meulaboh nanti bisa menulis pada jurnal yang terakreditasi dan bisa menulis buku referensi mahasiswa kedepannya jelas Muhsin.(Ns)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed